Dugaan Keracunan Massal di Buton, Polisi Tunggu Hasil Laboratorium

PUBLIKSATU, BUTON - Kepolisian Resor Buton masih menunggu hasil uji laboratorium guna mengungkap penyebab dugaan keracunan massal akibat santap makanan pesta di Desa Galanti, Kacamatan Wolowa, Minggu (29/11/2020) lalu.
Suspek keracunan massal ini diduga menyebabkan meninggalnya seorang anak kecil berinisial SW (3) asal Kelurahan Kombeli, Kecamatan Pasarwajo, Selasa (1/12/2020).
Selain itu, insiden itu menyebabkan 338 orang harus dilarikan di Puskemas dan Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
"Dari hasil koordinasi kami di dinas kesehatan dan Balai Pom Kendari, hari ini kami menunggu hasil uji laboratorium dari pada sampel bahan makanan atau pun bumbu yang telah kami kirimkan ke BPOM Kendari," ujar Kasatreskrim Polres Buton, AKP Dedi Hartoyo saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (3/12/2020).
Dedi menjelaskan terkait peristiwa itu, Polres Buton telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik pesta. Selain itu, sejumlah sampel telah dikirim ke Balai POM Kendari.
"Sementara pemeriksaan baru satu orang. Baru pemilik pesta. Karena pemilik pesta masih mengalami sakit dan keracunan. Dan kami juga masih menunggu mereka pulih kembali. Untuk saksi yang lain. Karena saksi yang lain masih juga di rawat di puskesmas dan kami juga masih menunggu pemulihan dari pada kesehatan mereka," ujarnya.
Labih lanjut, Dedi menjelaskan meski telah melakukan pemeriksaan, namun pihaknya belum penetapan tersangka. Hal ini dikerenakan, pihaknya masih menunggu hasil uji sampel makanan dari laboratorium.