Hasil Laboratorium Suspek Keracunan Massal di Buton Keluar Selasa Depan

PUBLIKSATU, BUTON - Hasil pemeriksaan laboratorium sampel makanan pesta di Desa Galanti, Kecamatan Wolowa yang diduga menjadi penyebab utama ratusan masyarakat mengalami keracunan massal, hingga kini belum keluar.
Berdasarkan sumber media ini di Kendari, uji sampel di laboratorium Kendari masih terus diproses. Biasanya sampel diperiksa memakan waktu sampai lima hari.
Sebab, pemeriksaan tidak hanya uji kimia, melainkan juga dilakukan uji mikroba. Dari itu, hasil laboratorium tersebut diinformasikan akan keluar Selasa, 8 Desember 2020 depan.
"Hari Selasa mungkin. Masih sementara berproses," ujar sumber media ini, Jumat (4/12/2020).
Untuk diketahui, suspek keracunan massal ini menyebabkan 338 orang harus dilarikan di Puskemas dan Rumah Sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Ironisnya, seorang anak kecil berinisial SW (3) asal Kelurahan Kombeli, Kecamatan Pasarwajo, Selasa (1/12/2020) dilaporkan meninggal dunia akibat insiden itu.
Meski demikian, per- Kamis (3/12/2020) kondisi pasien suspek keracunan makanan di Desa Galanti, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton yang menjalani perawatan di fasilitas kesehatan sudah berangsur pulih.