Cina Lirik Investasi di Buton, Incar Nikel di Kapontori

PUBLIKSATU, BUTON - Bupati Buton, La Bakry mengatakan investor asal Cina, tengah melirik Kabupaten Buton untuk berinvestasi. Membuat pembangkit listrik, pabrik baterai lithium termasuk smelter nikel di Kecamatan Kapontori.
Minat investasi pengusaha dari negeri tirai bambu itu disampaikan saat zoom meeting antara Pemerintah Kabupaten Buton bersama Kadin, Asisten Deputi Kemenkomarves RI, Yudi Prabangkara, Bea Cukai Kendari dan investor China, CMEC (China Machinery Engineering Corporation) dan IRDI (Indonesian Research & Development International), Rabu (23/12/2020).
"Ini ada sejumlah investor dari Cina ingin berinvestasi di Buton," ujar La Bakry dirujab Bupati Buton usai menerima kunjungan kerja Panglima Kodam (Pangdam) XIV Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Andi Sumangerukka, Rabu (23/12/2020).
Bupati menjelaskan terkait kekayaan sumber daya alam yang ada di Kabupaten Buton, dirinya kerap kali melakukan promosi. Beberapa bulan lalu, ia bahkan paparan di kantor Kamar Dagang dan Industri Indonesia.
Nah, pada saat zoom meeting ini, investor Cina menunjukan keseriusan berinvestasi. Olehnya itu, saat ini tinggal persiapan Kabupaten Buton merespon hal itu.
"Saya pernah paparkan di menara kadin beberapa bulan yang lalu dan hari ini mereka agak serius dan berkeinginan untuk tinggal serta bagaimana kesiapan kita semua di sini," ujarnya.
La Bakry menjelaskan sebagai Bupati, ia sangat merespon peluang investasi itu. Bahkan dirinya menyambut hangat. Meski demikian ia mengaku perlu melaporkan kepada Gubernur Sultra.