Mulai Dilirik Wisatawan Mancanegara, Desa Kaimbulawa Terus Genjot Sektor Pariwisatanya
Bagikan

PUBLIKSATU - Sejumlah wisatawan mancanegara telah mengunjungi Desa Kaimbulawa, Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan (Busel), akhir tahun 2020 lalu. Bahkan mereka berjanji akan kembali berkunjung untuk menikmati spot-spot wisata daerah ini.
Kepala Desa Kaimbulawa, La Bimba mengatakan, terakhir wisatawan yang hadir di desanya berasal dari Negara Prancis. Memang mereka hadir tidak dalam jumlah besar, tetapi kunjungan mereka menjukan bahwa Desa Kaimbulawa telah dikenal bahkan sampai di mancanegara dengan spot-spot wisata yang dimiliki.
Di Desa Kaimbulawa, wisatawan asing itu disuguhkan dengan spot wisata jeruk Siompu, kegiatan adat, hingga panorama saat mata hari terbit yang mungkin sulit didapat di daerah lain.
"Kami merasa bersyukur bahwa Desa Kaimbulawa ternyata sudah dikenal sampai di luar negri. Sudah ada beberapa turis yang datang dalam beberapa tahun terakhir, untuk menikmati spot-spot wisata di desa kami. Mulai dari jeruk siompu, adat dan budaya, bahkan diving," terang Bimba.
"Para turis dari mancanegara itu mengaku sudah bosan dengan Bali. Selain bosan, di Bali mahal, sehingga mereka mencari spot-spot wisata baru yang bisa kunjungi," sambung Bimba.
Sehubungan dengan kunjungan wisatawan itu, Pemerintah Desa Kaimbulawa, lanjut Bimba, mulai menggejot pembangunan infrastruktur kepariwisataan melalui Dana Desa (DD). Tidak tanggung-tanggung, tahun 2021 ini, dari total DD Rp 900 juta lebih, bersasarkan hasil musyawarah bersama masyarakat, pihak pemerintah desa siap menggelontorkan anggara sekitar Rp 500 juta untuk pembangunan sarana dan prasarana kepariwisataan.
Untuk tahun ini, kata Bimba, prioritas di sektor pariwisata pembangunan jalan menuju gua La Bolontio. Sesuai dengan sejarah Kesultanan Buton, di gua tersebut terdapat penggalan kepala La Bolontio si mata satu, namun kini tengkorak kepala tersebut telah diambil untuk dimuseumkan.