Mulai Mandiri, BUMDes Windu Makmur Tampung Hasil Panen Bawang Merah
Bagikan

PUBLIKSATU.CO - Ketergantungan bibit dari luar daerah bagi petani bawang merah Desa Windu Makmur, Kecamatan Sampolawa perlahan mulai lepas. Hal ini seiring dengan upaya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menampung hasil panen petani lokal.
Direktur BUMDes Windu Makmur, Zainuddin mengatakan, selama ini bantuan bibit bawang merah didatangkan dari daerah Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun tahun 2021 ini, bibit dari hasil panen petani sendiri, yang dibeli dan ditampung oleh BUMDes. Kalaupun jika kebutuhan bibit masih kurang, baru akan belanja di luar.
Hasil panen petani lokal yang dibeli dan ditampung BUMDes ini, selanjutnya pada musim tanam didistribusikan kembali kepada petani dalam bentuk bantuan bibit. Musim tanam ini di perkirakan bulan Juni mendatang.
Dijelaskan Zainuddin, berdasarkan keputusan Musrenbang desa tahun 2020 lalu, usulan masyarakat soal pengalokasian dana desa tahun 2021 yakni pengadaan bibit bawang merah sebanyak 5 ton.
Bantuan itu diperuntukkan bagi petani bawang merah di Desa Windu Makmur. Rinciannya, 3 ton bibit untuk 53 petani dengan luas lahan sekitar 6 hektar. Sementara 2 ton lainnya, penerima dan luasan lahannya masih dalam pendataan.
Zainudin memaparkan, salah satu program kerja BUMDes Windu Makmur seperti adalah menampung hasil panen bawang petani desa setempat. Dan hal itu mulai direalisasikan dengan membeli dan menampung bawang merah hasil panen para petani.
"Semoga dengan adanya BUMDes ini, petani Desa Windu Makmur lebih giat lagi bertani. Karena hasil taninya sudah ada pasar sendiri untuk menjualnya yaitu di BUMDes Windu Makmur dan tidak lagi sepenuhnya dijual di pasar desa atau di sejumlah pasar di Kota Baubau," harapnya.