Penuhi Kebutuhan Pangan Keluarga Di Masa Pandemi Covid-19, Pemkab Busel Mulai Kembangkan Program P2L
Bagikan

PUBLIKSATU.CO - Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini tidak hanya membawa masalah kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga berimplikasi luas, seperti kelancaran distribusi pangan, terbatasnya akses fisik dan ekonomi terhadap pangan, dan lainnya yang dapat mengganggu ketahanan pangan individu, keluarga bahkan nasional.
Sehubungan dengan persoalan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Selatan (Busel) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) mulai memaksimalkan dan mengembangkan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L).
Kadis Ketapang Busel, Mukmin menjelaskan, program P2L perlu dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, dengan memanfaatkan pekarangan rumah maupun lahan tidur yang ada di sekitar lingkungan masyarakat.
"Saat ini sudah ada lima kelompok masyarakat yang kami bina dalam program P2L. Di Kecamatan Kadatua dua kelompok yakni di Desa Marawali dan Kaofe. Kecamatan Lapandewa di Desa Burangasi Rumbia. Kecamatan Sampolawa di Kelurahan Katilombu. Dan Kecamatan Batauga di Kelurahan Majapahit," jelas Mukmin kepada Publiksatu.co, Jumat (11/6/2021).
Lima kelompok masyarakat tersebut telah mendapatkan bantuan sebesar Rp 60 juta yang bersumber dari APBD Busel tahun 2021. Dan setiap kelompok terdiri dari 30 orang. Mukmin menargetkan pada tahun anggaran 2022 mendatang jumlah kelompok masyarakat bisa terus berkembang di tujuh kecamatan yang ada di Busel.
"Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan dengan menanam aneka tanaman," ujarnya.
Kata Mukmin, program P2L bertujuan
meningkatkan ketersediaan, akses dan pemanfaatan pangan bagi keluarga. Melalui P2L bisa dihasilkan pangan beragam, bergizi seimbang dan aman, sekaligus untuk peningkatan pendapatan keluarga.