Busel

Dishub Busel Bentuk Forum LATSTARDA Dan LLAJ, Bupati Arusani: Stakeholder Harus Saling Mendukung Wujudkan Keselamatan Berlalulintas

Oleh Redaksi Publiksatu / Sarmin · Minggu, 20 Juni 2021 01:07 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Dishub Busel Bentuk Forum LATSTARDA Dan LLAJ, Bupati Arusani: Stakeholder Harus Saling Mendukung Wujudkan Keselamatan Berlalulintas

PUBLIKSATU.CO - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buton Selatan (Busel) resmi membentuk forum Layanan Terpadu Transporrasi Darat (LATSTARDA) dan forum Lalulintas Angkutan Jalan (LLAJ), pada Kamis (17/6/2021).

Pentukan forum LATSTARDA dan LLAJ ini dihadiri langsung Bupati Busel, H. La Ode Arusani dan Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Sultra, Awaluddin serta pada kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Busel. Selain itu, turut hadir Wakapolres Buton, Kompol Muslimin dan Kasat Lantas Polres Buton, AKP Yacob Polii.

Bupati Busel, H. La Ode Arusani mengatakan, Buton Selatan dibentuk berdasarkan undang-undang nomor 16 tahun 2014 tentang pembentukan Kabupaten Buton Selatan di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Nah, sebagai daerah baru, Busel masih membutuhkan pembangunan di segala bidang, khususnya di bidang perhubungan.

Pembangunan infrastruktur perhubungan khususnya simpul-simpul transportasi yaitu pembangunan Pelabuhan Rakyat Bandar Batauga, Pelabuhan Penyebrangan Siompu dan Kadatua, perencanaan pembangunan terminal tipe B di Kecamatan Sampolawa, prasarana penunjang transportasi di Kecamatan Batauga dan Lapandewa.

Selain itu, ada perencanaan pembangunan bandara kargo/pariwisata Kadatua yang sedang dilaksanakan oleh Pemkab Busel melalui program rencana pembangunan jangka pendek jangka menengah yang bertujuan untuk meningkatkan akselerasi dan konektifitas antara moda transportasi laut, darat dan udara serta dapat menunjang pengembangan kepariwisataan dan sektor lainnya di Busel yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Arusani, persoalan transportasi saat ini, khususnya transportasi darat dan laut di wilayah Busel memerlukan perhatian serius. Pasalnya, wilayah Busel secara geografis terdiri dari tujuh kecamatan, dimana tiga kecamatan ada di daratan dan empat kecamatan ada di kepulauan. Untuk wilayah daratan ada dua jalur trayek Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) yaitu trayek Lapandewa - Baubau dan Batauga - Baubau. Dan trayek perkotaan serta trayek pedesaan dalam wilayah Kabupaten Busel.

"Banyaknya persoalan menyangkut lalulitas dan angkutan jalan yang semakin kompleks, baik dalam tatanan operasional maupun dalam pembangunan infrastruktur di tingkat kabupaten, maka dalam upaya mengatasi permasalahan kecelakaan lalulintas dan angkutan jalan serta kerusakan jalan diperlukan beberapa instansi terkait dalam penyelenggaraan lalulintas dan angkutan jalan itu sendiri," tuturnya.

Bagikan