Anes Coffe Kaongkeongkea, Kopi Robusta Pertama di Buton
Bagikan

Kaongkeongkea yang merupakan daerah pegunungan di pulau Buton memang sangatlah cocok untuk tanaman jenis kopi, dan itulah yang melatar belakangi Sultan Buton ke-38 La Ode Muhammad Falihi Qaimuddin memilih Kaongkeongkea sebagai daerah yang akan ia tanami bibit awal kopi di atas tanah Butuni (Buton).
Seiring berjalannya waktu, hingga Kesultanan Buton memilih bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia tahun 1960, bibit kopi dari perkebunan Sultan dipindahkan ke lahan pertanian dan kemudian disebarkan ke lahan masyarakat.
Hingga Kaongkeongkea dikenal juga sebagai sentral produksi kopi robusta pertama di pulau Buton.
Laporan : Darno Ufatma / Publiksatu.co
Pengembangan tanaman kopi robusta Kaongkeongkea ini telah mendongkrak pendapatan ekonomi masyarakat setempat, dimulai dari tahun 1960-an hingga tahun 2000-an telah puluhan ton dihasilkan kebun kopi Kaongkeongkea.
Kini, besaran produksi kebun kopi Kaongkeongkea tak lagi sebesar dahulu. Berkurangnya hasil produksi kopi Kaongkeongkea diakibatkan beberapa penyakit dan tanah yang sudah tak subur lagi.
Tentu membutuhkan ahli/pakar pertanian untuk memecahkan persoalan tersebut agar hasil produksi kopi Kaongkeongkea kembali membaik.