Berita Terkini
Buteng

Bina Marga Sultra Diminta Turun Lapangan Sebelum Mengaspal Jalan Provinsi di Buteng

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 28 Juli 2021 14:08 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Bina Marga Sultra Diminta Turun Lapangan Sebelum Mengaspal Jalan Provinsi di Buteng

PUBLIKSATU, BUTON TENGAH - Bupati Buton Tengah (Buteng) H Samahuddin menyayangkan langkah yang diambil Dinas Sumber Daya Alam (SDA) dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam melakukan pengaspalan jalan provinsi di Kabupaten Buteng.

Mestinya, ada komunikasi terlebih dahulu dengan bertanya kepada Pemkab Buteng dititik mana yang paling dibutuhkan untuk diaspalkan di sepanjang jalan provinsi dari Desa Lakapera sampai Pelabuhan Wamengkoli.

Apa lagi anggaran pengaspalan tersebut hanya dijatah Rp 1,9 miliar dengan perkiraan panjang pengaspalan sekitar 800 meter. Itu pun lebar pengaspalan hanya 4,5 meter, masih sangat sempit untuk level jalan provinsi.

"Dari pada mengaspal dimulai dari Pertamina Lombe itu, lebih baik diaspalkan langsung dalam perkampungan Desa Lakapera. Di situ sangat parah kerusakannya, lubang jalan ada yang sampai 50 senti meter dan rawan kecelakaan," ungkap Bupati Buteng H Samahuddin kepada sejumlah media saat meninjau pengecoron plat dasar Tugu Berkah Buteng di Simpang Lima Labungkari, Selasa (27/7/2021).

"Tapi kalau aspalnya hanya lebar 4,5 meter saja, lebih baik aspalkan di jalur Labungkari ini untuk mendukung program daerah membangun Tugu Berkah. Sehingga nantinya selaras dengan pengaspalan jalan kabupaten di simpangan Tugu Berkah," sambung Samahuddin.

Orang nomor satu di Kabupaten Buteng ini sangat berharap, pengaspalan jalan provinsi dari perbatasan Muna di Desa Lakapera sampai Lombe mengikuti lebar jalan yang sudah diperlebar Pemkab Buteng 2019 lalu, 10 sampai 12 meter.

"Jangan kita diaspalkan dengan lebar 4,5 meter saja. Padahal, 2019 lalu saya lakukan pelebaran disuruh Pak Gubernur. Harapannya dengan pelebaran dari Desa Lakapera sampai Lombe tersebut bisa dua jalur," tuturnya.

Bagikan