Berita Terkini
Sultra

2022, Jalan Kendari - Toronipa Rampung Dibangun

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 24 Agustus 2021 04:44 WIB · 2 menit baca
2022, Jalan Kendari - Toronipa Rampung Dibangun

PUBLIKSATU, KENDARI - Pembangunan jalan Kendari-Toronipa sebesar Rp 765 miliar ditargetkan akan rampung 2022.

Pembangunan jalan Kendari-Toronipa merupakan salah satu dari pembangunan mega proyek di masa jabatan Gubernur Sultra Ali Mazi dan Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas periode 2018-2023. Hal tersebut diungkapkan oleh Kadis Sumberdaya Air dan Bina Marga Sultra Burhanuddin, saat bincang - bincang bersama media pada acara Coffe Morning, Senin (23/8).

"Tujuan dari pembangunan jalan Kendari - Toronipa bertujuan sebagai pendukung pengembangan pariwisata unggulan.

Di mana, pembangunan jalan Kendari-Toronipa sebagai akses pendukung pengembangan pariwisata unggulan di Sultra," ucap Burhanudin usai kegiatan Coffee Morning di Kantor Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang Sultra.

Lanjutnya, dalam program pendukung pengembangan tersebut, terdapat empat poin utama dalam pembangunan jalan Kendari Toronipa. Pertama, Kota Kendari menjadi Pusat Kegiatan Nasional (PKN), kedua RTRW Provinsi yaitu Kendari dan sekitarnya menjadi Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN).

"Ketiga, mendukung perwujudan kawasan strategis dari sudut kepentingan ekonomi, yaitu kawasan Teluk Kendari yang indikasi wilayahnya meliputi wilayah Teluk Kendari dan sekitarnya (Kendari-Konawe-Konawe Selatan). Kemudian yang empat yakni potensi tumbuh dan berkembangnya kegiatan ekonomi pada koridor jalan dan pantai (kegiatan pariwisata-obyek wisata dan pendukung pariwisata termasuk infrastuktur penghubung ke pulau)," jelasnya.

Sambungnya, masa pelaksanaan pembangunan jalan ini ditargetkan 565 hari kalender, dimulai 29 Juli 2020 hingga 13 Februari 2022. Sementara untuk masa pemeliharaan, ditargetkan 180 hari kalender, dimulai 14 Februari 2022 hingga 13 Agustus 2022.

" Dengan target yang telah direncanakan sebelumnya, saat ini pembangunan jalan tersebut telah mencapai 52 persen dari sisa pengerjaan. Sementara persentase sisanya yaitu 48 persen masih dalam tahap pembangunan yang terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra melalui Dinas SDA dan Bina Marga Sultra," ulasnya.

Tambah Burhanuddin, awal pembangunan jalan Kendari-Toronipa pada tahap I sumber pembiayaan menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019, dengan nilai kontrak Rp 144 miliar untuk 3,4 kilometer. Pada tahap II 2020-2022 bersumber dari pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dengan nilai kontrak sebesar Rp 756 miliar dengan target pembangunan jalan 11, 145 kilometer.