Berita Terkini
Buton

La Bakry Resmikan Baruga Watumotobe

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 21 Desember 2021 02:30 WIB · 2 menit baca
La Bakry Resmikan Baruga Watumotobe

PUBLIKSATU, BUTON - Bupati Buton La Bakry meresmikan Baruga Watumotobe, Kecamatan Kapontori, Minggu 19 Desember 2021. Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton, Delia Montolalu La Bakry yang ikut mendampingi bupati.

Dalam sambutannya, Bupati Buton, mengatakan saat ini, Buton nol kasus Covid-19. Menurut orang nomor satu di Buton, itu semua adalah kerja keras semua pihak.

"Alhamdulillah, Kapontori sudah mencapai 60 persen sudah divaksin, untuk dapat ditingkatkan lagi agar target 70 persen Kabupaten Buton di akhir bulan segera tercapai. Sesungguhnya sasaran vaksinasi antara 25-35 persen banyak yang merantau di luar daerah. Dan bapak Menteri Dalam Negeri mengatakan agar datanya bisa direvisi, kalau tidak kita nanti dicap tidak bekerja untuk hal vaksinasi.

"Saya meneruskan visi misi Bupati senior Bapak Samsu Umar Abdul Samiun, SH, yaitu menjadikan Buton sebagai kawasan bisnis dan budaya terdepan. Dua-duanya, kita boleh maju secara ekonomi, tetapi tidak boleh tercerabut dari akar budaya kita," tegas Ketua Bapera Sultra.

Sejak era Umar Bakry, Buton mengedepankan budaya dengan terus menggenjot sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, bidang kesehatan, pendidikan, semuanya didorong, dengan tetap tidak melupakan akar budaya Buton.

"Dulu sebelum kita selenggarakan Festival Budaya Tua, tidak ada yang percaya diri memakai simbol-simbol budaya kita, orang semua sudah pakai yang macam-macam, tercerabut kita paling tidak dari aspek busana kita. Hari ini setelah tujuh tahun berturut-turut kita selenggarakan Festival Budaya Tua Buton, bahkan se-Sulawesi Tenggara saat ini muncul semangat itu, terutama kita di Kepulauan Buton yang namanya "padhamalala, kampurui" hari ini sudah menjadi aksesoris bahkan di event-event nasional di Sultra itu dibagikan kampurui ini," jelas Bupati.

La Bakry bersyukur, sejak dilantik, secara bertahap, pemerintah secara bertahap membangun baruga. Misalnya di Kapontori. Meski baruga yang dibuat ini terbilang kecil, namun patut disyukuri, mudah-mudahan ke depan bisa diperluas.