Berita Terkini
Buton

Bupati La Bakry Apresiasi PAAP Lasinta Lape-Lape Siotapina-Lasalimu Selatan Lestarikan Perikanan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 7 Juni 2022 02:09 WIB · 2 menit baca
Bupati La Bakry Apresiasi PAAP Lasinta Lape-Lape Siotapina-Lasalimu Selatan Lestarikan Perikanan
Bupati Buton, La Bakry, mengapresiasi program Pengelolaan Akses Area Perikanan (PAAP) Lasinta Lape-lape Siotapina-Lasalimu Selatan. (Foto: Ist)

PUBLIKSATU, BUTON - Bupati Buton, La Bakry, mengapresiasi program Pengelolaan Akses Area Perikanan (PAAP) Lasinta Lape-lape Siotapina-Lasalimu Selatan yang dinilai telah memberi kontribusi nyata dalam pelestarian perikanan skala kecil yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan Bupati saat menghadiri silaturahmi keluarga besar PAAP Lasinta Lape-Lape di Lapangan Desa Kumbewaha, Kecamatan Siotapina, Minggu, 5 Juni 2022.

"Saya memberikan apresiasi kepada Rare Indonesia, para pendamping, camat, kepala desa, PAAP Lasel-Siotapina yang senantiasa bersinergi dalam upaya pemberdayaan dan pelestarian wilayah pesisir untuk masa depan yang lebih baik," pungkasnya.

Ketua Golkar Buton ini pun mengimbau seluruh masyarakat nelayan untuk terus menjaga kelestarian wilayah pesisir, salah satunya dengan tidak melakukan pemboman ikan yang sangat mengancam keberlangsungan hidup ekosistem laut.

"Jika kita tidak bisa melindungi wilayah pesisir, kita membiarkan pemboman ikan, maka sumber daya ikan kita akan terancam. Segera laporkan jika melihat pemboman ikan. Karena akan merusak terumbu karang yang menjadi habitat ikan. Saya sangat gembira dan menyambut baik program PAAP bersama Rare. Karena menjadi masa depan masyarakat yang berkelanjutan. Budi daya perikanan juga harus terus ditingkatkan seperti budi daya keramba," tambah Ketua Bapera Sultra ini.

Orang nomor satu di bumi penghasil aspal ini menuturkan tak dapat dipungkiri dulu kapal-kapal penangkap ikan cakalang/ tuna beroperasi dalam teluk Pasarwajo, kini mereka harus mencari keluar dari teluk. Untuk itu, wilayah pesisir harus terus dilindungi karena diharapkan terus lestari.

"Kepala daerah pesisir bekerja keras bersama-sama masyarakat untuk mempertahankan eksistensi wilayah pesisir bagi keberlangsungan hidup masyarakat. Jika kita lihat di Jepang ikan tuna itu dihargai sampai miliaran rupiah perekor, karena ikan menjadi makanan bergizi bagi masyarakatnya. Untuk itu, mari terus dukung pelestarian perikanan pesisir," tutur mantan Wakil Bupati ini.

Tak lupa, suami Delya Montolalu ini mengimbau warga untuk senantiasa memberi makan anak-anak dengan ikan yang bergizi tinggi. Ikan sangatlah penting bagi tumbuh kembang anak.