Berita Terkini
Sultra

Kerry Tak Direkeng di PAN, Hajrul Ajak Gabung PDI Perjuangan

Oleh Ramli Ahmad · Rabu, 24 Agustus 2022 15:08 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Kerry Tak Direkeng di PAN, Hajrul Ajak Gabung PDI Perjuangan

PUBLIKSATU.CO, KENDARI- Hasil rapat kerja daerah (Rakerda) dan rapat koordinasi wilayah (Rakorwil) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) salah satu poinnya merekomendasikan Abdu Rahman Saleh (ARS) untuk tarung pada pemilihan gubernur (Pilgub) tahun 2024 mendatang.

Demikian disampaikan Ketua Bapilu PDI Perjuangan Kabupaten Buton Utara (Butur), Hajrul Khairullah, S. Sos melalui pesan WhatsApp nya, Rabu (24/8/2022).

Hajrul menjelaskan, mulai mengerucutnya nama kandidat Gubernur Sultra di masing-masing partai menjadikan kontestasi Pilgub mendatang makin seru. Hal ini bisa diprediksi bahwa jagoan setiap partai mulai dimunculkan ke publik, misalnya ARS dari Partai Amanat Nasional (PAN), Lukman Abunawas (LA) dari PDI Perjuangan, Gerindra, Ridwan Bae dari Golkar, Laode Ida dari PKS.

"Selain itu, kita juga masih menunggu sikap politik Partai Demokrat, PPP, dan Partai-partai lainnya. Serta Partai NasDem setelah Gubernur Ali Mazi lengser 2023 nanti," tandas Hajrul.

Mengulas dinamika politik Sultra, Hajrul melihat peluang Kerry Saiful Konggoasa (KSK) agak berat jika harus memaksakan untuk tampil sebagai calon gubernur. Mengapa? Karena salah satu figur untuk 01 Sultra hampir dipastikan telah ter isi oleh nama tersebut.

Hajrul ketika wawancara sambungan telpon menyikapi kontra, pernyataan Kerry di sela-sela acara Rakerda PAN baru-baru ini yang tidak merekeng pak Lukman Abunawas. Sebuah langkah blunder yang membuatnya terjebak ke dalam tidak pastian, atau senjata makan tuan.

Olehnya itu, Hajrul dalam salah satu kader PDI Perjuangan mantan konsultan politik ini, mengajak agar Kerry bergabung saja di PDI Perjuangan dan mendukung pak Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas. "Saat ini, yang paling berpotensi menjadi Gubernur Sultra 2024, bukan tanpa alasan karena jejak sukses Lukman Abunawas mestinya pak Kerry sabar mengikuti ritme, dari pada harus terbang terlalu tinggi," ujarnya.

Bagikan