Berita Terkini
Sultra

Di Batuatas, Satu Al-Qur'an Senilai Rp 600 Ribu

Oleh Irwansyah Amunu · Jumat, 14 Juli 2023 13:40 WIB · 2 menit baca
Di Batuatas, Satu Al-Qur'an Senilai Rp 600 Ribu
Warga Batuatas, Buton Selatan (Busel) berterimakasih mendapatkan bantuan Al-Qur'an dari BWA.(BWA)

ALHAMDULILLAH akhirnya sampai juga di Pulau Batuatas, Buton Selatan (Busel) tepatnya di desa Batu Atas Timur setelah 23 jam berlayar dengan kondisi ombak yang cukup keras dari arah Timur Laut.

Selama di kapal memang serba salah. Kalau sudah musim ombak keras, tiduran bosan duduk pun kepala oleng. Bahkan beberapa santri mabuk laut selama perjalanan dan yang lebih sengsaranya santri tidak bisa memasak dengan kondisi kapal yang di ombang ambing gelombang laut. Akhirnya tim pun harus bertahan menahan lapar di tengah gelombang laut.

Dari kejauhan Pulau Batuatas sudah agak nampak namun di waktu subuh masih belum bisa sandar di pelabuhan menunggu gelombang reda. Pukul 10.30 Wita kapal sandar agak ke tengah laut karena dermaganya agak dangkal khawatir kapal karam.

Pukul 11.00 Wita tim berjumpa Kepala Desa Batu Atas Timur, Anhaluddin. Sementara pihak BWA memperkenalan diri dari dengan maksud membagikan Al-Qur'an wakaf dan iqra.

"Sebagai kepala desa saya sangat terharu sekali kedatangan saudara dari jauh yang sedia datang di pulau terpencil ini di ujung Sulawesi Tenggara, apalagi ini mulia sekali membawa Al-Qur'an wakaf untuk masyarakat kami. Pernah datang juga bantuan dari Badan Wakaf Al-Qur'an tahun 2016 lalu yang sampai saat ini kondisi Al-Qur'annya banyak yang sudah rusak," beber sang Kades.

"Semenjak belum adanya bantuan Al-Quran lagi, masyarakat kami kalau membeli Al-Qur'an harus ke Kota Baubau yang jika diuangkan Al-Qur'an sekarang Rp 130.000 ditambah ongkos naik kapal pulang pergi kalo dihitung 600 ribuan. Artinya satu Al-Qur'an bisa seharga itu," ujar Anhaluddin.

Ia menyebutkan di desanya terdapat enam TPQ. "Alhamdulillah yang diberikan BWA untuk desa kami ada 400 buah yang insyaallah setiap kepala keluarga disini mendapatkan satu buah Al-Qur'an," ujar Kades.