Pj Bupati Mubar La Ode Butolo Ajak Semua Elemen Kompak Membangun Daerah
Bagikan

PUBLIKSATU, LAWORO - Pj. Bupati Kabupaten Muna Barat (Mubar) La Ode Butolo, menginjakan kaki di Mubar, Selasa (2/1) pasca dilantik 27 Desember lalu. Tiba di Mubar, penganti Dr. Bahri itu disambut meriah masyarakat Mubar.
Bertolak dari Kendari melalui pelabuhan Torobulu, La Ode Butolo bersama rombongan menuju ke Pelabuhan Nusantara Raha dengan menggunakan speedboad. Tiba di Mubar ia memutari lintasan Ringroad kota Laworo, kemudian ziarah dimakan orangtuanya di Desa Watumela, Kecamatan Lawa.
Menjajaki masa kepemimpinan sebagai Pj Bupati, mantan Staf Ahli Bupati Mubar itu meminta semua elemen untuk bergandeng tangan membangun daerah. Sebab, tanpa ada dukungan dari berbagai pihak, maka keberhasilan tidak akan mungkin tercapai.
"Walaupun hanya sekitar 1 tahun lebih diberikan amanah, tetapi dengan hati dan jiwa tulus, saya akan mengabdikan diri untuk membangun Mubar sebagai bagian kalembohano reaku (Tanah Kelahiran). Saya akan mengantarkan Mubar lebih baik sampai ada bupati defenitif,"ucapnya.
Saat ditunjuk sebagai Pj bupati mengantikan posisi Dr. Bahri, La Ode Butolo mendapat beberapa mandat dari presiden melalui Kemendagri meliputi menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban jelang pemilu sampai lahir bupati defenitif, mengatasi inflasi dan mengatasi kemiskinan ekstrim.
"Saya akan memperdomani semua rencana program pemerintah daerah. Akan melakukan perbaikan terhadap kinerja Pj bupati sebelumnya yang relevan. Melakukan penataan aset daerah dan manajemen pemerintahan terutama peningkatan kedisiplinan pegawai,"ujar, Butolo.
Katanya, penggunaan aset daerah seperti kendaraan dinas (Randis) tidak boleh digunakan diluar dari kepentingan dinas apalagi dioperasikan diluar Mubar. Semua pegawai harus tinggal menetap didalam daerah.
"Saya berharap agar pegawai berlomba untuk menghasilkan kinerja yang baik dan berlomba meningkatkan kedisiplinan.
Semua pegawai harus berdomisili Mubar. Saya akan memanfaatkan potensi sumber daya. Hendaknya, kita harus merasakan terbentuknya Mubar ini,"katanya.
La Ode Butolo meminta kepada seluruh masyarakat Mubar, agar tidak membangun sekat politik yang dapat membuat perpecahan. Dari tiga wilayah besar Lawa Raya, Tiworo Raya, dan Kusambi Raya, adalah Marwah Mubar.
"Jangan kita cerai berai akibat perbedaan pandangan politik. Kita harus berpegang pada falsafah daerah "Koemo Wuto Sumanomo Liwu". Artinya kepentingan daerah lebih utama dari pada kepentingan diri sendiri. ASN janga terseret pada persoalan politik praktis. Fokus pada kerja, kompak untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,"terangnya.(Gola)