Sukseskan Program Asta Cita Presiden Prabowo Pemda Muna Siapkan Lahan 3.000 Ha

PUBLIKSATU, RAHA --- Pemerintah Daerah Kabupaten Muna siap mengimplementasikan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mensupport ketersediaan pangan Nasional demi terwujudnya Swasembada Pangan.
Sebagai wujud keseriusannya, kini pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Muna telah menyiapkan lahan untuk pengembangan padi sawah di Kecamatan Parigi dan Kecamatan Kabawo.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Muna, Anwar Agigi mengatakan bahwa konsentrasi pemerintah Daerah Kabupaten Muna adalah Jagung dan Padi. Kalau jagung merupakan program unggulan Bupati Muna Bachrun.
"Sedangkan untuk padi kita sementara mendata lahan Padi gogo dan lahan padi sawah. Untuk lahan padi sawah ini didata untuk irigasi dan sumber-sumber air sudah siap,"ujarnnya, Selasa, 17/12/2024.
Anwar menyebut lahan sawah di Kabupaten Muna yang disiapkan seluas 1.005 Ha dan masih ada lahan sawah menjadi deposit pemerintah Kabupaten seluas 3.065 Ha.
"Ini mudah-mudahan dengan selesainya perencanaan bendungan di desa Laiba dimana bendungan ini bisa mengaliri sekitar 3.000 ha maka dengan sendirinya deposito kurang lebih 3.000 Ha itu bisa dialiri air dengan bendungan ini,"teran Anwar.
Anwar menerangkan bahwa pada intinya untuk pengembangan padi sawah adalah perbaikan infrastruktur. Hal ini akan didorong di kementerian pertanian agar menjadi perhatian pemerintah pusat.
"Sedangkan kita, harus siapkan lahan dan petaninya karena kita ragukan jangan sampai kita sudah siapkan lahannya tetapi petaninya tidak ada,"ujarnya.
Selain itu, lanjut Anwar kendala pemerintah daerah saat ini adalah anggaran dimana Anggi ini untuk pembangunan infrastruktur dan penyiapan masyarakat petani.
"Jadi tantangan dari bapak Presiden itu bagaimana masing-masing daerah bagaimana bisa swasembada pangan, jadi kalau kita mau butuh swasembada beras, maka kita butuh lahan 4600 ha dengan asumsi kita bisa produksi gabah kering panen sekitar 4 ton/Ha dengan angka konsumsi beras kita di Muna berdasarkan hasil riset 117 kg/kapita/tahun. Jadi kalau kita konversi 4600 ha dengan produksi 4 ton/ha maka kita bisa swasembada beras,"pungkasnya. (Anuardin)