Kepala Desa dan Ketua BUMDES di Muna Siap Sukseskan Program Ketahanan Pangan Nasional

PUBLIKSATU, RAHA --- Pemerintah Daerah melalui dinas Pertanian mengundang seluruh Ketua BUMDES dan Kepala Desa se-Kabupaten Muna untuk menggelar rapat koordinasi terkait program Ketahanan Pangan Nasional.
Rapat tersebut digelar di Aula Kantor Bupati yang dihadiri oleh Plt. Asisten II La Ode Sairuddin, Kadis pertanian Anwar Agigi, Kadis PMD yang diwakili oleh Kabid Keuangan PMD Iksan Rantas dan Koordinator pendamping Desa, Selasa, 19/3/2025.
Dari 124 desa yang ada di Kabupaten Muna, 45 desa akan fokus pada budidaya jagung kuning, 26 desa ayam ras petelur, 18 desa hortikultura, 3 desa padi dan sisanya agrowisata serta perikanan.
Plt Asisten II Setda Muna, Sairuddin mengatakan pertemuan dengan Kepala Desa dan Ketua-ketua Bumdes se Kabupaten Muna dan penyuluh pertanian untuk membahas teknis pelaksanaan program ketahanan pangan nasional khususnya komuditas jagung, hortikultura dan Padi.
Ia mengatakan para kepala desa sudah siap dan bertekad menyukseskan program ketahanan pangan nasional untuk peningkatan rasio pangan daerah, peningkatan PAD desa dan PAD, peningkatan pendapatan masyarakat, pembukaan lapangan kerja, pengendalian Inflasi serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
"Tujuan rapat kita hari ini adalah agar para kepala desa dapat mengetahui bisnis plan komuditas dan para kepala desa bisa bersinergi dengan penyuluh pertanian artinya siapa parner mereka,"ujarnya, Selasa, 18/03/2025.
Kemudian lanjutnua, dalam rakor tersebut bertujuan untuk mengetahui tekad dan niat para kepala desa dalam mensukseskan program ketahanan pangan nasional di Kabupaten Muna.
Selain itu kata Sairuddin program ketahanan pangan nasional ini sesuai dengan Keputusan Mentri (Kepmen) Desa nomor 3 tahun 2025 tentang ketahanan pangan nasional dan peraturan bupati Muna nomor 8 tahun 2024 tentang gerakan percepatan pembangunan ekonomi berbasis komuditas unggulan serta keputusan Bupati Muna nomor 311 tahun 2025 tentang program pangan dan unggulan desa dan kelurahan tahun 2025.
"Fokus kita di tanaman Jagung, padi dan Hortikultura makanya meminta kepada kepala desa dan BUMDES segera menyusun manejemen BUMDES,"ujarnya.
Kemudian, para kepala desa diminta untuk segera berkoordinasi dengan penyuluh untuk menyusun manejemen desa komuditas unggulan apa yang ada didesa itu.
"Penyuluh harus aktif mendampingi kepala desa dilapangan,"tukas Sairuddin. (Anuardin)