Berita Terkini
Sultra

POTAPAKI VII DESA KULATI, AJANG SILATURAHMI DAN PEMBANGUNAN KAMPUNG

Oleh Maman Suparman · Kamis, 27 Maret 2025 03:26 WIB · 2 menit baca
POTAPAKI VII DESA KULATI, AJANG SILATURAHMI DAN PEMBANGUNAN KAMPUNG

PUBLIKSATU, TOMIA - Masyarakat Desa Kulati kembali menggelar Potapaki VII, sebuah ajang silaturahmi antar perantau dan masyarakat yang tinggal di kampung. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas perkembangan dan kemajuan kampung, serta memperkuat ikatan silaturahmi antar warga.

Potapaki sendiri dilakukan setiap 3 tahun sekali dan telah menjadi tradisi masyarakat desa kulati.

"Potapaki ini merupakan kegiatan para perantau dan masyarakat yang tinggal menetap di kampung di lakukan setiap 3 tahun sekali, bertujuan untuk membahas perkembangan dan kemajuan desa " ungkap La Sibul panita kegiatan Potapaki (Rabu,26/3)

Kegiatan ini berlangsung selama 1 bulan penuh, diawali dengan berbagai kegiatan dan perlombaan, seperti kuliner, tarian tradisional, lomba dayung, lomba memancing, lomba karaoke, serta kegiatan islami.

Potapaki VII Desa Kulati diharapkan dapat memperkuat ikatan silaturahmi antar warga, serta memajukan kampung melalui diskusi dan pemikiran bersama. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melestarikan tradisi dan budaya masyarakat Desa Kulati.

Kepala Desa Kulati, La Ode Burahanuddin, menyambut baik kegiatan Potapaki VII yang digelar di Desa Kulati. Menurutnya, kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat ikatan silaturahmi antar warga dan memajukan kampung.

"Potapaki adalah kegiatan yang sangat penting bagi kita, karena dapat memperkuat ikatan silaturahmi antar warga dan memajukan kampung," kata La Ode Burahanuddin.

La Ode Burahanuddin juga berharap bahwa kegiatan Potapaki VII dapat menjadi sarana untuk melestarikan tradisi dan budaya masyarakat Desa Kulati.

"Kita harus melestarikan tradisi dan budaya kita, dan Potapaki adalah salah satu cara untuk melakukannya," tambahnya.(P7)