Berita Terkini
Sultra

Mulai Tidak Tertib, Wabub Muna Marah Akibat Sejumlah Kadis Tinggalkan Acara Musrembang

Oleh Anuardin · Jumat, 11 April 2025 00:58 WIB · 2 menit baca
Mulai Tidak Tertib, Wabub Muna Marah Akibat Sejumlah Kadis Tinggalkan Acara Musrembang
Ketgam: Wakili Bupati Muna La Ode Asrafil saat menutup acara dan menandatangani hasil Musrembang. ((Foto: Anuardin))

PUBLIKSATU, RAHA --- Pemerintah Daerah Kabupaten Muna menggelar Musrembang RKPD Kabupaten Muna Tahun 2025 dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Muna tahun 2026, Rabu, 9/04/2025

Kegiatan itu buka langsung Bupati Muna H. Bachrun yang dihadiri oleh Wakil Bupati Muna, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Muna, Anggota Forkopimda Muna, Para Asisten, Kepala OPD, Para Camat dan Tokoh masyarakat.

Sayangnya dalam sesi diskusi dan pemaparan program yang dipandu oleh Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil, tampak sejumlah Peserta terdiri dari kepala OPD dan pejabat eselon III serta para perenca banyak meninggalkan ruangan. Hal ini memicu kemarahan Wabup Asrafil.

"Saya minta dalam rapat-rapat seperti ini kepala OPD kalau bisa hadir sampai terakhir, ini saya lihat banyak kursi kosong ditinggalkan kalau bisa rapat berikutnya harus diabsen, masuk di absen mau pulang harus diabsen,"kesal Wabup Muna La Ode Asrafil.

Menurut Asrafil bahwa Musrembang ini sangatlah penting bagi seluruh kepala OPD untuk menyusun rencana program pembangunan Yanga akan dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Muna.

"Musrembang ini sangatlah penting bagi kepala OPD, ini saya lihat banyak kursi yang kosong meninggalkan ruangan dan ini kebiasaan buruk, jangn kita pelihara,"kesalnya.

Olehnya itu, Wabub menegaskan dalam setiap rapat - rapat ataupun acara Musrembang berikutnya diminta kepala Pejabat OPD agar tidak meninggalkan tempat sebelum acara rapat selesai.

'Nanti lainkali tidak boleh ada yang tinggalkan tempat sebelum acara selesai, bagaimana kita bisa membuat program jangka panjang kalau kepala OPD tidak tertib, Ini kebiasaan-kebiasaan buruk yang tidak boleh dipelihara, ini akan menjadi catatan penting bagi kita semua,"tegasnya.

Dalam Pelaksanaan Musrenbang itu mengambil tema Peningkatan Infrastruktur Dasar dan Pembangunan SDM untuk Menunjang produktivitas swasembada pangan dan ekonomi Inklusif Berbasis Potensi Sumber Daya Alam yang berkelanjutan.

"Saya kira Musrembang kali ini sangat efektif, banyak masukan - masukan yang telah dicatat, dan selanjutnya kepala Bappeda merampungkan catatan itu untuk dimasukan dalam RKPD 2026,"pungkas Asrafil. (Anuardin)