Sosialisasi Penerapan Prototipe Sistem TPP Berbasis Web Sukses Digelar.

PUBLIKSATU, BOMBANA – Dalam rangka mendukung percepatan transformasi digital dan efisiensi pelayanan publik, dilaksanakan Sosialisasi Penerapan Prototipe Sistem Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Berbasis Web. Kegiatan ini mengusung tajuk "Perancangan Prototipe Sistem Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Berbasis Web untuk Mendukung Efisiensi Administrasi Sesuai Regulasi PERDA Kabupaten Bombana".
Acara yang berlangsung pada 30 September 2025 ini secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP-SDM) Kabupaten Bombana, Bapak DEDDY FAN ALVA SLAMET, ST., MM. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya inovasi teknologi untuk menciptakan tata kelola kepegawaian yang lebih akuntabel dan transparan.
Prototipe sistem yang disosialisasikan merupakan hasil pengembangan tim yang diketuai oleh Sarimuddin, S.Kom., M.Kom., Dosen Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Sistem ini dirancang untuk mengotomasi perhitungan TPP secara akurat berdasarkan regulasi terbaru PERDA Kabupaten Bombana, menggantikan cara manual yang selama ini rentan terhadap kesalahan.
Kehadiran sistem berbasis web ini diharapkan dapat meminimalisir human error, mempersingkat waktu proses administrasi, dan meningkatkan akurasi dalam penghitungan tunjangan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana. Dengan demikian, kepuasan dan produktivitas ASN dapat meningkat.
Kegiatan penelitian dan pengembangan prototipe ini dapat terlaksana berkat dukungan pendanaan dari Program Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada Tahun Anggaran 2025. Dukungan ini merefleksikan komitmen pemerintah dalam mendorong hilirisasi hasil riset untuk kemajuan daerah.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan, terutama operator dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dapat memahami dan mengadopsi sistem baru ini. Penerapan prototipe ini menjadi langkah strategis menuju pemerintahan yang efisien dan modern, sejalan dengan semangat era digital. (p2).