Pejabat Konkep Berikrar Tolak Korupsi
Bagikan

PUBLIKSATU, KONAWE KEPULAUAN - Jajaran pejabat tinggi pratama di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) berikrar akan mencegah dan menghindari tindak pidana korupsi. Kesepakatan itu tertuang dalam deklarasi penandatanganan bersama pakta integritas antara unsur pimpinan tinggi daerah, Bupati Konkep, H Amrullah, Ketua DPRD, Musdar dan Ketua Divisi Pencegahan Kantor Perwakilan KPK di Sultra, Hery Nurudin yang berlangsung di Kantor Sekretariat Pemkab Konkep, belum lama ini.
Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Bupati Konkep, Andi Muhamad Lutfi, Sekab Konkep, Cecep Trisnayadi serta jajaran pimpinan OPD lingkup Pemkab dan juga para anggota DPRD Konkep.
Pada kesempatan itu, Bupati Konkep, H Amrullah mengatakan, pihaknya sangat mendukung kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan KPK di Kabupaten Konkep. Kunjungan KPK tersebut akan memberikan dampak positif dalam rangka penyelenggaraan pemerintah yang akuntabel, terbuka dan transparan dimasa mendatang.
Dihadapan KPK, Bupati Amrullah menyatakan, Pemkab Konkep telah banyak melakukan terobosan pembangunan baik yang bersifat fisik maupun non fisik. Target ke depan, kata mantan Kadis PU Konkep itu, perencanaan pembangunan akan dilakukan melalui sistem aplikasi online.
Dia menguraikan, secara umum pembangunan Konkep sudah mengalami perubahan dari kondisi sebelumnya. Dan ke depan akan terus ditingkatkan dengan baik. Untuk sarana transportasi, pemerintaha telah melakukan pembangunan jalan lingkar Wawonii, kemudian jembatan dan berbagai sarana pertanian untuk mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat.
"Pemkab selama ini sudah melakukan banyak terobosan pembangunan, baik itu jalan lingkar maupun jembatan dan sarana pertanian. Tujuannya, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pokoknya, target ke depan kita akan menyusun perencanaan program kerja berbasis aplikasi online," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Divisi Pencegahan KPK, Hery Nurudin berharap, Pemkab Konkep dapat memacu laju percepatan pembangunan agar bisa maju dan sejajar dengan daerah lainnya. Ia juga meminta semua jajaran OPD lebih proaktif melakukan kreatifitas dan inovasi pembangunan.
Dia mengatakan, pembangunan daerah yang baik adalah selalu berpikir kreatif dan inovatif. Manajemen proses tahapan pembangunan harus berjalan maksimal.
Dikatakan, gagasan membangun daerah yang baik yakni memberikan kontribusi yang lebih besar, bukan sebaliknya mengejar poin dari upaya pembangunan yang dilaksanakan. "Memberi itu lebih baik dari menerima," tandas Hery Nurudin. (p4)