Berita Terkini
Wakatobi

Desa Longa Dilaunching jadi Desa KB

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 24 Oktober 2018 14:54 WIB · 2 menit baca
Desa Longa Dilaunching jadi Desa KB
Bupati Arhawi berfoto bersama pengurus PKK Wakatobi

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Tahun lalu Desa Komala Kecamatan Wangiwangi sukses membawa nama Sultra dalam lomba kampung Keluarga Berencana (KB). Kali ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi kembali menunjuk Desa Longa Kecamatan Wangiwangi Selatan dalam agenda yang sama.

Pencangan Desa Longa jadi kampung KB dilaunching Bupati Wakatobi H. Arhawi SE, Selasa (13/10). Kegiatan ini, dirangkaikan dengan penyerahan sarana dan prasarana berupa kie kit, buku pembinaan PKK dan tanaman toga.

Dalam kesempatan itu juga, dilakukan peresmian tugu dan penandatanganan prasasti PKK KKBPK Kesehatan dan kampung KB Maritim.

Dalam sambutannya, Bupati Arhawi mengapresisasi masyarakat Desa Longa. Berkat kerja keras dari masyarakat terutama anggota PKK sehingga desa itu terlihat teratur, bersih, dan indah. "Tinggal dioles sedikit saja agar masyarakat kita hidup lebih baik atau sejahtera di massa yang akan datang," terang Arhawi.

Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu dipetahankan. Apalagi pada Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2018 ini, Pemkab diberikan penghargaan Pemerintah Pusat berupa Manggara Karya Kencana. Penghargaan ini juga pernah diterima di massa pemerintahan Ir Hugua.

Di hari yang sama juga kata Arhawi, Pemkab mendapat penghargaan Pakarti Utama lingkungan bersih dan sehat, setelah mengikuti lomba dan meraup juara tiga tingkat nasional. "Mudah-mudahan lomba di 2018 ini yang akan diumumkan 2019, Kabupaten Wakatobi sudah akan naik peringkatnya jadi juara satu," harap dia.

Sementara itu, Ketua PKK Kabupaten Wakatobi, Safaria Arhawi berharap agar kegiatan pemberdayaan keluarga melalui kelompok-kelompok kader-kader PKK dan kader-kader dasawisma dan keluarga sebagai kader utama mampu menggenjot program yang baru saja di canangkan pemerintah pusat.

"Meningkatkan kesadaran dan kemauan untuk berprilaku sehat dan meningkatkan kualitas hidup," ujar dia.

Namun semua tidak lepas dari peran bersama. Olehnya itu sambung Safaria, selama kegiatan PKK berjalan mestinya harus didukung oleh Pemerintah desa. Selain itu juga harus membangun sinerginitas yang baik bersama OPD. (m5)