Sultra

Gubernur Sultra: Semangat Pahlawan Harus Terus Digelorakan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 9 November 2018 17:47 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Gubernur Sultra: Semangat Pahlawan Harus Terus Digelorakan

PUBLIKSATU, KENDARI — Gubernur Sultra, Ali Mazi tidak melupakan jasa para pahlawan. Momentum hari Pahlawan yang jatuh 10 November besok, harusnya menjadi kebangkitan bersama dalam terus menggelorakan semangat kepahlawanan.

"Semangat pahlawan harus terus digelorakan. Kalau dulu untuk mengusir penjajah, sekarang medannya berbeda. Lebih pada bagaimana peningkatkan pengabdian untuk membangun daerah sesuai tupoksi kita masing-masing,” ungkap Ali Mazi, Kamis (8/11).

Peristiwa 10 November menjadi bukti perjuangan para pahlawan. Pertempuran antara tentara Indonesia dengan pasukan sekutu menjadi sejarah yang tak terlupakan. Sebagai bentuk penghormatan, sampai sekarang, 10 November selalu diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Meski sekarang tidak lagi melawan penjajah, namun semangat perjuangan tidak boleh pudar. Justru sebaliknya harus lebih besar lagi. Walaupun medannya berbeda. Pesan itu disampaikan Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Mantan Ketua NasDem Sultra menilai, Hari Pahlawan sangat mulia. Untuk itu, di 10 November nanti, Pemprov akan menggelar upacara dan juga mengunjungi taman makam pahlawan. “Semangat kita membangun daerah. Tentu dengan selalu mengenang jasa para pahlawan,” ujarnya.

Ali Mazi juga meminta kepada semua pihak, dalam melakukan tugas harus bertanggung jawab. Semangatnya untuk membangun bangsa dan negara. “Itu yang harus kita tanamkan,” ungkapnya.

Danrem 143/HO, Kolonel Inf Dedi Nurhadiman menambahkan, Hari Pahlawan momentum untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan. Menurutnya, kemerdekaan bangsa ini berkat perjuangan para pendahulu. “Tanpa perjuangan mereka, entah seperti apa bangsa ini. Makanya, kita harus menghormati jasa-jasa mereka,” ungkapnya.

Dia mengaku, untuk memperingati Hari Pahlawan, ada kegiatan yang digelar secara serentak di Indonesia. Kegiatan itu berupa bakti sosial, pertandingan yel-yel dan paduan suara yang diikuti anak SMP dan SMA se-Kota Kendari. “Kami lakukan ini untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November,” terangnya.

Sementara itu, Komandan Lanal (Danlanal) Kendari, Kolonel Laut (P) I Putu Darjatna mengatakan, tahun ini peringatan Hari Pahlawan mengusung tema “Semangat Pahlawan di Dadaku”. Artinya bagaimana generasi saat ini bisa meneruskan perjuangan dengan melakukan hal positif sesuai dengan bidang dan profesi masing-masing.

“Kita tidak dituntut berperang mengangkat senjata seperti pahlawan terdahulu.Tapi harus bisa berkontribusi untuk kemajuan daerah dan bangsa. Misalnya, TNI AL menjaga keamanan perairan laut Indoensia dan selalu dekat dengan masyarakat. Begitu pun generasi muda belajar giat agar bisa menjadi penerus yang bisa diandalkan,” katanya, Kamis (8/11).

Untuk perayaan lanjut Danlanal, sesuai telegram yang masuk Lanal Kendari akan melaksanakan upacara bendera dan tabur bunga di Laut. Lokasinya, di pelabuhan Nusantara Kendari.

“Hari Pahlawan dimaknai untuk mencontoh semangat juang para pahlawan yang telah gugur dengan berkontribusi terhadap perkembangan bangsa Indonesia. Kita harus mampu mengenang dan menghargai pejuangan, pengorbanan para pahlawan bangsa,” tutup Danlanal. (b/ade/imn)

Bagikan