Dorong Program UMKM Bersinar, Pemkab Wakatobi Gandeng Bank Sultra

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Upaya untuk mengoptimalkan pertumbuhan salah salah program unggulan daerah, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Bersinar, terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi. Tak tanggung-tanggung, dua tahun terakhir
Pemkab telah membangun kerjasama dengan pihak perbankan seperti Bank BNI.
Kali ini daerah otoritas H. Arhawi SE, kembali menggandeng Bank Sultra Wakatobi.
Menurut Kepala Dinas Usaha Mikro Kecil Menengah dan Ketenaga Kerjaan (UMKM Naker) Kabupaten Wakatobi, La Ode Boa, alasan Bank Sultra diajak untuk bekerjasama, karena mudah diakses dan sudah tersebar di semua Pulau Wakatobi.
Dengan begitu, kata dia masyarakat pelaku UMKM yang ingin meminjam modal mudah mengakses.
"Ada di Binongko, yang meminjam cukup di bawah kesana. Kemudian ada juga di Pulau Tomia, yang meminjam juga cukup BPD disana. Begitu juga yang di Pulau Kaledupa," papa La Ode Boa saat membawakan sambutannya pada acara sosialisasi UMKM Naker di aula Pesanggrahan Wangiwangi, Senin (27/11).
Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekab) Wakatobi, Drs Muhammad Ilyas Abibu menerangkan, program UMKM pinjam modal tanpa bunga ini mesti didorong secara ekstra. Agar benar-benar dinikmati dengan baik oleh masyarakat.
Makanya kata dia, sangat penting dilakukan kerjasama dengan pihak perbankan.
"UMKM Bersinar ini kita lagi membangun komunikasi dengan perbankan. Untuk memperluas dari pada pelayanan. Baik yang selama ini kita sudah lakukan dengan BNI. Dan beberapa lagi lembaga keuangan lainnya," terang Ilyas.
Untuk diketahui, di 2018 ini ada sebanyak 83 orang yang sudah meminjam kredit usaha tanpa bunga dari bank BNI mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 25 juta. Yang menghabiskan anggaran sekitar satu milliar empat ratus sembilan ratus lima puluh ribu.
Sementara itu usaha pemula yang mendapatkan bantuan dari pihak kementerian sebanyak empat ratus tiga puluh lima juta. (m5)