Andalkan DAK, Pemkab Wakatobi Benahi 13 Destinasi Wisata

PUBLIKSATU, WAKATOBI — Tahun 2018 Kabupaten Wakatobi mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) tertinggi di seluruh Indonesia. Jumlahnya mencapai Rp 13 miliar. Anggaran itu diberikan Pemerintah Pusat untuk pembangunan sejumlah destinasi wisata.
Agar semakin menarik perhatian, sejumlah objek wisata yang ada di beberapa pulau di Wakatobi dibenahi melalui DAK tahun ini. Sekira 13 destinasi wisata yang difokuskan dalam realisasi DAK tersebut. Hampir semuanya sudah tuntas dikerjakan.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kabupaten Wakatobi, Nadar menyebutkan 13 titik tersebut dibagi untuk masing-masing pulau. Di Pulau Binongko, dua destinasi wisata dibenahi. Salah satunya pembangunan di Pantai Onemelangka.
Di Pulau Tomia, pembangunan di Pantai Kampa dan pembangunan toilet di Puncak Kahianga Kecamatan Tomia Timur “Di Kecamatan Tomia ada satu destinasi wisata yang dibangun yakni jogging track di area Mari Mabuk. Itu sudah tuntas dikerjakan tinggal diresmikan,” ujar Nadar, Rabu (12/12).
Selain kedua pulau ini, Kaledupa juga lanjut Nadar mendapat anggaran untuk beberapa destinasinya. Diantaranya, penataan daya tarik wisata di Kecamatan Kaledupa Selatan, TIC di Kecamatan Kaledupa dan dive center di Pulau Hoga. “Dan di Pulau Wangi-Wangi yang paling banyak. Yakni, lanjutan pembangunan di By Pass Marina dan pusat Kuliner, puncak Toliamba, dive center di Sombu Dive serta toilet di Kapota. Semuanya ada 13 titik,” jelas Nadar.
Sekedar diketahui, selain tahun ini, Wakatobi juga merupakan daerah yang mendapatkan DAK tertinggi tahun 2019 mendatang sebanyak Rp 19 miliar. Sekira Rp 16 miliar DAK fisik dan sisanya DAK nonfisik. (kp)