Berita Terkini
Wakatobi

Pendidikan Bersinar Tekan Angka Putus Sekolah

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 26 Desember 2018 17:24 WIB · 2 menit baca
Pendidikan Bersinar Tekan Angka Putus Sekolah
Program Pendidikan Bersinar yang dicanangkan Bupati Wakatobi (belakang, dua dari kiri) sukses menekan angka anak putus sekolah melalui program beasiswa

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Program Pendidikan Bersinar (PPB) yang dicetuskan duet Bupati Wakatobi, H. Arhawi dan Wakil Bupati, Ilmiati Daud diklaim mampu menekan angka putus sekolah.

Selain memberikan beasiswa miskin (BSM) kepada ratusan murid dan pelajar, pendidikan bersinar juga memberikan beasiswa bagi mahasiswa strata satu (S1) sebanyak 305 orang dan S1 kedokteran sebanyak 15 orang, 18 orang untuk strata dua (S2).

Program yang telah diluncurkan tahun 2016 itu telah disalurkan ke sekolah tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Wakatobi.

Sepanjang tahun 2017-2018, 1.000 murid SD menerima beasiswa. Begitu pula pelajar SMP sekira 600 mendapatkan beasiswa dari pendidikan bersinar.

Bupati Wakatobi, H.Arhawi bersyukur atas pencapaian itu. Sebab, program pendidikan bersinar mampu menekan angka putus sekolah di Wakatobi. “Angka putus sekolah tingkat SD tahun 2015 sekira 661 orang dan tahun 2018 tersisa 77 orang. Artinya, angka ini mengalami penurunan dan turun hingga 88 persen,” ujar H.Arhawi, Jumat (21/12).

Pada level SMP, angka putus sekolah mengalami penurunan. Pada tahun 2015, sebanyak 414 pelajar putus sekolah. Namun, tahun 2018 tersisa 72 orang atau turun sebesar 82 persen. Sehingga bisa dikatakan program pendidikan bersinar yang menelan anggaran lebih dari Rp 2,5 miliar ini berhasil menurunkan angka putus sekolah.

“Kita ingin tidak ada lagi anak kita yang putus sekolah karena disebabkan biaya. Bila perlu tidak ada lagi anak-anak saya di Wakatobi yang putus sekolah,” tegas Ketua KONI Wakatobi ini. (kp)