Pemkab Wakatobi dan JICA Bahas Pengembagan Pariwisata Berkelanjutan
Bagikan

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi kembali menggelar pertemuan dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Guna membahas program promosi pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat di daerah pemilik nama surga nyata di bawah laut itu.
Kegiatan berlangsung di Pesanggerahan Taman Budaya Wangiwangi. Turut hadiri presiden Okinawa Enviroment Club (OEC)/Kuniki Shimoji, Manajer Proyek Okinawa Enviroment Club (OEC)/Ayumi Tatsuta dan
Koordinator Proyek Okinawa Enviroment Club (OEC)/Amy Yamamoto.
Kepala Bappeda Kabupaten Wakatobi, La Tarima mengungkapkan kerjasama JICA dan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi telah berlangsung dua tahun terakhir. Bahkan telah menetapkan sebanyak tujuh desa di Kecamatan Wangi-wangi.
"Penguatan kapasitas masyarakat yang telah dilakukan sampai dengan 2019, diantaranya telah memberangkatkan masyarakat Kabupaten Wakatobi sebanyak 10 orang untuk mengikuti pelatihan di Okinawa Jepang terkait pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat. Terdiri dari empat orang dari pemerintah Kabupaten Wakatobi dan enam orang dari Patuno Raya," ungkapnya.
Katanya, program tahap pertama JICA akan berakhir Februari ini. Meskipun demikian, pihaknya berharap program tersebut dapat dilanjutkan kembali selama tiga tahun kedepan.
"Pemerintah daerah Kabupaten Wakatobi sangat mengapresiasi kerjasama yang telah terjalin antara JICA dengan pemerintah daerah sehingga kedepannya kerjasama seperti ini dapat ditingkatkan lagi bukan hanya di Patuno Raya saja tapi juga bisa dikembangkan di desa lain," paparnya. (m5)