Berita Terkini
Wakatobi

Wakatobi Wave Dibanjiri Lautan Peserta Karnaval

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 12 November 2019 16:38 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Wakatobi Wave Dibanjiri Lautan Peserta Karnaval
Bupati Wakatobi H Arhawi menabuk gendang pertanda pembukaan acara Wakatobi Wave 2019.IST

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi kembali menggelar Wakatobi Wonderful Festifal and Expo(Wave) 2019, Senin (11/11). Sebanyak 8.000 peserta karnaval ditampilkan dalam ajang tahunan yang dihelat di Pelataran Marina Beach ini.

Atraksi ribuan karnaval dari perwakilan ke-4 pulau besar di Wakatobi itu menjadi momentum membuka festival yang sudah masuk kalender pariwisata nasional itu. Diantaranya Tari Lengko dari Pulau Wangiwangi, Lariangi asal Pulau Kaledupa, dan Tari Sajo Moane menjadi warisan tari Pulau Tomia serta Balumpa asal Binongko.

Di sisi lain, ada barisan organisasi perangkat daerah (OPD), pegawai kecamatan, perangkat desa dan lurah, tenaga pendidik dan peserta didik, perbankan hingga instansi vertikal. Selain karnaval, penampilan sebanyak 35 Konsoda’a pada pembukaan Wakatobi Wave kali ini juga cukup mencuri perhatian pengunjung.

Sekda Wakatobi, Drs H LaJumadin menyebutkan, rangkaian karnaval merupakan agenda yang menyatuhkan masyarakat dari empat pulau besar yang ada di Wakatobi. Tidak hanya diiktui masyarakat Wakatobi yang ada di kampung halaman, namun dari perantauan juga turut hadir. Seperti dari Kota Baubau.

Menariknya lagi, sebelum Festival Wakatobi Wave dibuka, terlebih dahulu digelar doa yang dilakukan para SARA dari empat pulau, yakni SARA Wangiwangi, SARA Kaledupa, SARA Tomia, dan SARA Binongko.

Deputi Pengembangan dan Pemasaran 1, Kemenpar Risky Handayani mengaku terpukau dengan penampilan sejumlah atraksi budaya hingga penampilan tari kolosal yang menggabungkan tari-tarian dari empat pulau besar di Wakatobi.

“Saya sangat suka dengan tari-tariannya yang cukup bagus dan atraksi budayanya. Kedepan seperti kipas penarinya mungkin dikembangkan lagi misalnya menggunakan kain khas Wakatobi," ujarnya.

Ia berharap Wakatobi Wave bisa menjadi potensi budaya yang akan memberi berefek meningkatkan pariwisata Wakatobi. "Ini juga merupakan pidato pertama saya sambil menikmati keindahan sunset Wakatobi yang luar biasa,” pujinya. (m5)

Bagikan