Gelombang Tinggi, Nelayan Tuna Libur Melaut

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Tingginya gelombang yang disebabkan cuaca buruk di perairan Wakatobi sepekan terakhir, memaksa sejumlah nelayan ikan tuna di Desa Mola Nelayan Bakti Kecamatan Wangi-wangi Selatan, memilih tidak melaut untuk sementara waktu.
Kepada Buton Pos, seorang nelayan ikan tuna bernama, Danil mengaku bahwa dirinya tidak lagi melakukan aktivitas penangkapan ikan selama satu hari. "Terlalu keras ombak beh. Belum lagi angin kencang. Makanya hari ini saya belum pergi memancing," keluh Danil yang ditemui awak media saat membuat layang-layang, alat yang digunakan untuk memancing ikan tuna.
Menurut pria berumur 39 tahun ini, ketinggian gelombang di perairan Wakatobi diperkirakan mencapai satu meter. Meski begitu lanjut dia, tidak setiap hari terjadi cuaca buruk. "Kalau nelayan yang perahunya tahan ombak, mereka tetap melaut. Tapi banyak nelayan yang tetap memilih untuk tidak melaut," pungkasnya.
Dirinya memperkirakan, cuaca buruk akan berlangsung hingga bulan April mendatang. Dalam kondisi seperti ini sambung dia, terkadang nelayan memilih untuk tidak melaut selama berhari-hari. "Mau diapa, biar tidak dapat penghasilan, kita tetap mempertimbangkan keselamatan," imbuhnya. (m5)