Antisipasi Penyakit DBD, Dinkes Wakatobi Sarankan Lakukan 3M
Bagikan

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Wakatobi, tidak ingin penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) kembali menyerang warga Wakatobi. Karena masuk musim penghujan seperti sekarang ini, nyamuk aedes aegypti pemicu DBD, mudah berkembang biak di sekitaran lingkungan tempat tinggal warga.
Hal ini dikatakan Kepala Dinkes Wakatobi, Muliaddin diruang kerjanya, Selasa (14/1). Katanya, untuk mengantisipasi penyakit DBD, kuncinya selalu menjaga kebersihan lingkungan. Khususnya, menerapkan
kegiatan M3 (menutup, menguras, dan mengubur kaleng bekas, red).
"Misalkan, selalu menutup tempat-tempat air di dalam ataupun di luar rumah, bak-bak air mandi selalu dikuras dan dibersihkan serta sampah-sampah plastik atau kaleng-kaleng dikubur," terang dia.
Menurutnya, hal ini wajib diperhatikan setiap warga. Khususnya pada daerah-daerah Wakatobi yang rentan terserang penyakit DBD ini.
Dirinya menambahkan, agar tersosialisasinya M3 ini, dirinya telah memerintahkan para petugas-petugas Puskesmas di Wakatobi untuk lakukan kunjungan penyuluhan ke setiap rumah-rumah warga. Muliaddin mengatakan, langkah antisipasi lainnya, pihaknya juga telah membentuk tim jemantik.
"Artinya supaya tidak ada sampah-sampah plastik yang menjadi genangan air untuk tempat perkembang biakan nyamuk DBD ini," terangnya. (m5)