Berita Terkini
Wakatobi

Pelaksanaan Ujian CPNS Wakatobi, Tunggu Rekomendasi BKN

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 16 Januari 2020 14:12 WIB · 2 menit baca
Pelaksanaan Ujian CPNS Wakatobi, Tunggu Rekomendasi BKN
Sekretaris BKPSDM Wakatobi, Nazalurhan

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wakatobi, belum menetapkan tanggal pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Meski begitu, ujian Computer Assisted Tes (CAT) CPNS Wakatobi ditargetkan pada Minggu ke dua bulan Februari nanti.

Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Wakatobi, Nazalurhan menjelaskan bahwa belum ditetapkannya tanggal pelaksanaan SKD CPNS di Wakatobi karena pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Tentang kapan pelaksanaan ujiannya, untuk sementara ini belum ada kepastian jadwal. Karena yang menentukan pelaksanaan ujian CPNS adalah BKN," terang Nazalurhan kepada Buton Pos diruang kerjanya, Rabu (15/1).

Nazalurhan menerangkan, untuk memuluskan jalannya pelaksanaan ujian CPNS di Wakatobi, Pemkab telah menyiapkan segala sesuatunya. Baik itu berupa fasilitas ataupun sarana prasarana yang dibutuhkan.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dalam rangka meminjam fasilitas seperti komputer, meja untuk persiapan ujian nanti. Termasuk Dinas Kominfo Wakatobi soal jaringan internet," tandasnya.

Katanya, untuk Komputer BKPSDM menyiapkan sebanyak 110 unit. Sementara untuk tempat ujian CPNS difokuskan satu tempat, direncanakan di aula Pesanggrahan Taman Budaya Wangiwangi. "Kalau pelaksanaan ujian CPNS kita rencanakan sekitar enam hari. Peserta akan dibagi per seat satu kali ujian 100 peserta," tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Wakatobi, Sahibuddin menambahkan, tanggal pelaksanaan SKD CPNS di Wakatobi, telah diusulkan ke BKN. "Rentan waktu ujian ini yang ditetapkan BKN selama satu bulan. Yakni dari tanggal 27 Januari sampai tanggal 28 Februari," terang Sahibuddin lewat telfon selulernya. (m5)