Wakatobi

Korban Dampak Bencana Angin Puting Beliung Butuh Bantuan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 23 Januari 2020 14:02 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Korban Dampak Bencana Angin Puting Beliung Butuh Bantuan
Rusmirawati janda dua anak merupakan korban dampak bencana angin puting beliung saat menerima bantuan di dapur rumahnya.

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Kondisi Rusmirawati memilukan hati. Rumahnya alami rusak parah akibat terjangan angin puting beliung 21 hari lalu. Janda yang menanggung dua anak tersebut, masih mengandalkan dapur rumahnya untuk tempat tinggal darurat, dengan menyambung listrik dari tetangga.

"Suami saya sudah lama meninggal dunia, tinggalkan kami bertiga. Bingung mau cari uang dimana untuk perbaiki rumah kasian. Sementara kedua anak saya masih kecil-kecil," keluhnya.

Rusmirawati, salah satu warga Desa Koroe Onowa Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi yang rumanya diporak-porandakkan puting beliung yang menerjang Kabupaten Wakatobi, Kamis (2/1) dan Minggu (5/1) lalu.

Berdasarkan pantauan awak media, kondisi rumah Rusmirawati memang memprihatinkan. Dari depan rumah, terlihat seperti bangunan tanpa penghuni. Kalau masuk ke dalam, berantakan. Atap rumah juga sudah tidak ada.

Ia mengaku, dirinya memang menerima bantuan dari BPBD dan Dinsos Wakatobi, berupa 46 atap seng, enam ikan kaleng, satu botol minyak goreng, dan satu tikar. Termasuk uang Rp 100 ribu dan beras 10 kilo dari penggalangan dana warga.

"Mana cukup untuk membangun rumah. Mudah-mudahan, pemerintah mau memperhatikan orang seperti saya ini" tuturnya.

Apalagi, wanita yang memiliki usia 42 tahun ini, berpenghasilan tidak menentu. Dari hasil jualan makanan ringan yang ia dagangkan, terkadang hanya mendapat keuntungan Rp 10 ribu.(m5)

Bagikan