Wakatobi

Kandidat Tunggal Golkar, Arhawi: Saya Masih Single

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 17 Februari 2020 13:25 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Kandidat Tunggal Golkar, Arhawi: Saya Masih Single
ARHAWI

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Bupati Kabupaten Wakatobi, H Arhawi Ruda, mengaku belum mengantongi nama calon wakil bupati yang akan mendampingi dirinya dalam pertarungan Pilkada Wakatobi 2020 ini.

"Sampai hari ini saya masih single untuk Pilkada Wakatobi 2020. Ada wakil saya yang masih aktif, tetapi sudah mengambil inisiatif untuk menceraikan saya," terang Arhawi kepada sejumlah awak media usai meninjau persiapan ujian SKD CPNS Wakatobi, di Aula Pesanggrahan Taman Budaya Wangiwangi belum lama ini.

Selaku calon 01 tunggal DPD Golkar Wakatobi, Arhawi masih membuka peluang kepada Parpol di Wakatobi yang punya niatan untuk membangun komunikasi koalisi. Peluang tersebut juga akan diberikan kepada PDI Perjuangan, itupun jika mau membangun komunikasi.

"Hanya saja, tergantung keputusan internal masing-masing partai. Apakah akan membangun komunikasi koalisi atau tidak. Intinya, Golkar Wakatobi telah membuka diri kepada Parpol di Wakatobi yang ingin berkoalisi. Adapun dalam perjalannya tidak mau berkoalisi, Golkar telah mempersiapkan diri," ujarnya.

Soal kandidat calon 02 (wakil) yang akan mendampingi dirinya, Arhawi, belum berkomentar banyak. Karena itu sudah komunikasi progratif Parpol yang bersangkutan. Sama halnya isu yang bergulir di tengah masyarakat Wakatobi bahwa Ratna Lada Hugua telah masuk daftar nama calon kandidat wakil untuk dirinya.

Ketua DPD Golkar Wakatobi tersebut menyebutkan, Parpol yang memenuhi syarat mendorong kadernya untuk maju jadi calon bupati (Cabub) Wakatobi pada Pilkada 2020, hanya Golkar dan PDIP.

"Bisa saja karena seat PDIP ini memenuhi syarat, akan mengusung calonnya sendiri. Intinya bahwa saya telah mengambil inisiatif untuk mendaftar di semua partai politik di Wakatobi. Dan pada akhirnya keputusan itu tidak berpihak kepada saya, maka itu adalah hak progratif dari masing-masing partai," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud akhir tahun lalu memberikan sinyal untuk kembali maju di pemilihan tersebut. Namun dengan pasangan yang beda.

Ilmiati Daud bersama Haliana menunjukkan sinyal berduet menuju Pilkada 2020. Keduanya mengakui hal tersebut saat mendaftar di PDIP pada Senin 9 September 2019 lalu.

Ditanyai saat mendaftar, Ilmiati menyatakan maju sebagai wabup, sementara Haliana sebagai bupati. Selain itu, ia mengatakan memiliki kesamaan visi dan misi dengan Haliana untuk membangun Wakatobi lebih baik.

“Kami sering berdiskusi tentang daerah ini dengan Pak Haliana dan dari diskusi-diskusi itu kami merasa klik untuk berpasangan. Mudah-mudahan niat baik yang menyatukan kami ini membuat Wakatobi lebih baik. Saya pilih wakil karena sudah jelas bupatinya,” terang kader PBB ini, sebagaimana dikutip di Sultrakini.com.

Sementara Haliana mengaku ia dan Ilmiati telah membangun komunikasi sejak lama, bahkan keduanya sering menghadiri undangan bersama-sama.

“Saat kami turun survei ternyata banyak masyarakat menginginkan Ibu Ilmiati Daud jadi wakil. Saya kira Haliana-Ilmiati yang paling bagus,” ujar kader PDIP itu. (m5)

Bagikan