Pejabat Kemenkomarves dan Bappenas Sambangi LPTK
Bagikan

PUBLIKSATU, WAKATOBI-Jumat (28/2) sejumlah pejabat dari Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (KomenkoMarves) melakukan kunjungan ke Loka Perekayasaan Teknologi Kelautan (LPTK) BRSDM KP.
Hadir pada kunjungan tersebut, di antaranya Tukul Rameyo Adi (Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Sosio Antropologi), Dedy Miharja (Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim), Andri Wahyono (Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa).
Hadir pula Rahman Hidayat (Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur), dan Elvi Wijayanti (Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi SDM, Iptek, dan Budaya Maritim), Tito Setiawan (Kepala Biro Umum).
Sementara itu, dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), hadir Rahmat Mulianda (Kepala Sub Direktorat Perikanan Bappenas).
Pada kunjungan tersebut, rombongan Tim KomenkoMarves diterima oleh Akhmatul Ferlin selaku Kepala LPTK, didampingi oleh Cecep A. Hatori (Kasubsie TO), Aliruddin (Kaur TU), Nelly Hidayanti Sarira (Plh Kasubsie Peltek), dan Sunarwan Asuhadi (Ka Keltiyasa).
Setelah mendapatkan penjelasan terkait sejumlah informasi tentang fakta Kabupaten Wakatobi, Akhmatul Ferlin memperkenalkan sejumlah capaian kegiatan riset LPTK BRSDM KP.
Dalam penjelasannya, Akhmatul Ferlin memperkenalkan Wahana Perekayasaan Teknologi Konservasi Biota Sea Bamboo yang disingkat dengan Wakatobi Sea Bamboo yang merupakan kegiatan perekayasaan yang dilakukan LPTK dalam menindaklanjuti Kepmen KP No. 46/KEPMEN-KP/2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Terbatas bambu Laut (Isis spp.)
Bahkan saat ini bambu laut telah berubah status perlindungannya menjadi status perlindungan penuh melalui Kepmen KP No. 8/KEPMEN-KP/2020 tentang Perlindungan Penuh Bambu Laut (Isis spp.).
Setelah mengenalkan Teknologi Wakatobi Sea Bamboo, Ferlin melanjutkan penjelasannya mengenai Teknologi Wahana Keselamatan dan Pemantauan Obyek Berbasis AIS yang disebut dengan Wakatobi AIS.
Pada kesempatan tersebut, Akhmatul Ferlin didampingi Arief Rahman, Perekayasa LPTK.
“Saat ini, Wakatobi AIS dalam tahap persiapan uji sertifikasi di Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP) Ditjen Perhubungan Laut RI,” tutur Arief.
Arief, pria kelahiran Bima ini menambahkan bahwa hasil sertifikasi ini akan digunakan untuk persyaratan bagi produksi massal WakatobiAIS sehingga bisa dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat, khususnya nelayan.
Pada kunjungan tersebut, Tim KemenkoMarves berkesempatan menyaksikan secara langsung traffic pelayaran di Perairan Wakatobi melalui layar display stasiun center Radar – AIS LPTK BRSDM KP.
Pihak KemenkoMarves memberikan apresiasi terkait pencapaian LPTK dan berharap bisa bersinergi dalam mengimplementasikan teknologi WakatobiAIS.(m5)