Sultra

Pasien Corona di RS Bahterahmas Mulai Membaik

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 4 Maret 2020 14:36 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pasien Corona di RS Bahterahmas Mulai Membaik

PUBLIKSATU, KENDARI - Dua pasien pasangan suami-istri yang diduga tertular Virus Corona yang diawat di RS Bahterahmas kini semakin membaik. Hal tersebut diungkapkan Direktur RS Bahterahmas dr Syajarif saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (3/3).

"Kedua pasien yang berinisial Nyonya AT (59) dan Tuan AD (69), sudah mulai membaik dan tinggal menunggu hasil Labnya. Dan jika dilihat perjalanannya, kedua pasien tersebut bukan positif terkena Virus Corona," terangnya.

Lanjutnya, pihaknya saat ini tinggal menunggu hasil Lab dari Jakarta, dimana RS Bahterahmas sudah mengirimkan sampel darah ke Jakarta dan terhitung sampai saat ini sudah tiga hari. Namun belum ada hasil atau kabar dari pihak Jakarta.

"Paling tidak kita menunggu hasilnya sampai dengan satu minggu, dan saat ini kondisi pasien sudah membaik, dimana sudah tidak demam lagi dan batuknya tinggal sedikit. Dimana kalau terserang Virus Corona, sudah pasti ketahanan tubuhnya sangat buruk, namun pasien ini ketahanan tubuhnya sangat baik dan bisa jadi pasien ini hanya terkena Infeksi Saluran Pernapasan (Ispa)," jelas Syajarif.

Sambungnya, sebenarnya kedua pasien ini habis dari perjalanan Umrah selama 10 hari, namun setelah mengadakan pemeriksaan di salah satu rumah sakit. Kemudian kedua pasien ini dirujuk di RS Bahterahmas untuk diadakan pemeriksaan lebih lanjut karena mengalami demam, sesak napas dan batuk-batuk. Namanya waspada, kata dia boleh-boleh saja dalam rangka mengantisipasi penyebaran Virus Corona di Sulawesi Tenggara.

"Dimana kedua pasien ini sejak awal pemeriksaan masuk di RS Bahterahmas sejak tanggal 29 Februari sampai dengan hari ini tangal 3 Maret 2020. Oleh sebab itu, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat lebih berhati-hati mengenai penyebaran Virus Corona, namun jangan panik. Dengan menghindari di tempat keramaian dan lebih memakai masker untuk mencegah penyebaran langsung, terutama di tempat keramaian seperti bandara, pelabuhan, dan sebagainya," pungkasnya. (m1)

Bagikan