Jumlah Pasien Sembuh di Sultra Sebanyak 178
Bagikan

PUBLIKSATU, KENDARI - Saat ini (11/6) jumlah total pasien sembuh Covid-19 di Sulawesi Tenggara mencapai sebanyak 178 orang, dari sebelumnya tanggal (10/6) hanya sebanyak 174 orang.
Sedangkan untuk konfirmasi pasien positif Covid-19 terjadi penambahan sebanyak 6 orang pasien sehingga total pasien positif Covid-19 di Sultra sebanyak 272 orang dari hari sebelumnya tanggal (10/6) yang hanya sebanyak 266 orang pasien. Hal tersebut diungkapkan oleh Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara, dr. Rabiul Awal.
"Hari ini kita ada penambahan 6 kasus baru, sehingga jumlah kasus konfirmasi menjadi 272 orang. Disisi lain ada penambahan 4 kasus sembuh sehingga kasus sembuh keseluruhan menjadi 178 orang pasien atau 65,44 persen, kasus meninggal tetap dan tidak ada penambahan yakni 5 orang, 1, 83 persen ditambah yang baru dan dikurangi yang sembuh sehingga total yang menjalani perawatan, isolasi ataupun karantina sebanyak 89 orang atau 32, 72 persen," jelasnya.
Lanjut Rabiul Awal, hasil kasus sembuh maupun kasus baru diperoleh dari pemeriksaan lab siar di RS Bahterahmas. Rincian kasus baru sendiri terdiri dari Kabupaten Kolaka Timur 1 orang, dengan cluster tidak jelas dimana diperoleh dari Rapid Test dan dilakukan Swab hasilnya positif yakni kasus sporadis.
" Kemudian Kabupaten Konawe sebanyak 2 orang, dimana dari pemeriksaan Rapid Test hasilnya Reaktif dan dilakukan pemeriksaan swab hasilnya positif. Selanjutnya, Kabupaten Buton 3 orang, dari tiga orang tersebut, satu orang merupakan cluster perjalanan dari Makassar, satu orang kontak erat kasus Buton nomor 1 dan lainnya merupakan kasus sporadis ditemukan untuk pemeriksaan Rapid Test maupun Swab untuk kepentingan perjalanan," bebernya.
Sedangkan tambah Rabiul Awal, untuk kasus sembuh sendiri, terdiri dari Kolaka Timur 3 orang, 1 orang dari cluster yang terkait Magetan, dan 2 orang yang terkait dengan kegiatan Goa. Kasus sembuh terakhir , adalah Kabupaten Wakatobi 1 orang dimana dia merupakan cluster pelaku perjalanan yang ada di Wakatobi. (m1)
UPDATE COVID-19 (11/06/2020)