Tes SKB Terapkan Protokol Kesehatan
Bagikan

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Pemkab Wakatobi bakal menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat saat pelaksanaan SKB CPNS 2019 yang rencananya akan berlangsung pekan pertama September 2020 nanti.
Diantaranya, menggunakan metal detector. Jika pada hari H ditemukan peserta yang suhu tubuhnya diatas 73'3 derajat celcius, tetap akan diikutkan SKB dengan catatan bahwa peserta tersebut akan ujian pada sesi cadangan.
Kepala BKPSDM Kabupaten Wakatobi, Sahibudin menerangkan, langkah tersebut dilakukan supaya para peserta SKB bisa ikuti ujian.
"Sesi cadangan ini mengantisipasi jangan sampai di hari pertama atau di hari kedua, ada yang suhunya diatas 37 derajat. Dari hari itu sampai besoknya mereka tidak memungkinkan untuk mengikuti tes, mereka ini (peserta) kita ikutkan disesi cadangan tadi, kita penuhi hak-haknya supaya bisa melakukan tes SKB," terangnya, kemarin.
Bukan hanya itu. Penerapan protokol kesehatan lainnya lanjut dia, yakni pembatasan jumlah peserta setiap sesinya. Termasuk pengaturan jarak antar peserta satu dengan peserta yang lainnya (social discanting).
"Kalau untuk ruangan kita sudah menyesuaikan dengan protokol kesehatan, maksudnya yang tadinya kapasitas nya berjumlah 100 peserta, kita harus pisahkan jarak. Kursi dan meja harus ada yang kami kosongkan satu. Artinya supaya ada jarak, sekali masuk 65 orang," ujarnya.
Guna suksesnya pelaksanaan SKB nanti, tambah Sahibudin, terlebih dahulu pihaknya bakal meminta persetujuan dari gugus tugas atau tim terpadu penanganan Covid-19 Wakatobi. "Termasuk dari pihak kepolisian," pungkasnya.