Berita Terkini
Wakatobi

Penanganan Stunting Dilakukan Secara Konvergensi

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 21 Agustus 2020 15:40 WIB · 1 menit baca
Penanganan Stunting Dilakukan Secara Konvergensi
Ilustrasi Stunting

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Upaya penanganan stunting di Kabupaten Wakatobi dilakukan secara konvergensi alias dilakukan multi sektor.

Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Wakatobi, Rusmina mengungkapkan bahwa dalam upaya penanganan stunting bersama itu dari delapan tahapan, sedikitnya lima aksi telah terealisasi.

Dimana aksi pertama yakni tahapan analisis situasi atau pengumpulan data. Katanya, pada tahapan ini sebanyak 18 desa/kelurahan di Wakatobi telah ditetapkan oleh pemerintah daerah sebagai lokus penanganan stunting.

"Ada di Kecamatan Togo Binongko, Kecamatan Binongko, Kecamatan Tomia, Kecamatan Kaledupa Selatan dan Kecamatan Wangi-wangi Selatan," terang Rusmina yang ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/8).

Menurutnya, pada penentuan desa/kelurahan lokus ini dilihat berdasarkan angka perkalian stunting yang didukung oleh 20 indikator cakupan layanan.

"Nah, dari 20 cakupan layanan ini, 11 indikator itu ada di Dinas Kesehatan lewat Puskemas-puskesmas setempat. Inilah juga yang menjadi rutinitas Puskesmas selama ini, misalnya pemeriksaan ibu hamil, kemudian pembelian tablet tambah darah pada remaja putri, dan penimbangan balita di Posyandu pemberian PNP bagi balita kurus," jelasnya.

"Itulah yang dikatakan sebagai intervensi spesifi," tambahnya.