Sultra

Pilkada Serentak, Kesbangpol Sultra Himbau Hindari Perkumpulan Massa

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 9 September 2020 14:59 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pilkada Serentak, Kesbangpol Sultra Himbau Hindari Perkumpulan Massa

PUBLIKSATU, KENDARI - Memasuki tahapan Pilkada di tujuh kabupaten yang ada di Sultra, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sultra, Parinringi SE Msi menghimbau semua pihak dan pengampu kebijakan agar memberikan maklumat untuk menghindari perkumpulan massa.

Bahkan, Ia menyarankan agar lebih menekankan pada pisical discanting dalam rangka memutuskan penyebaran Covid-19.

"Semua tahapan, sampai dengan kemarin tanggal 4, 5, 6 September itukan tahap pendaftaran bakal calon kepala daerah di tujuh kabupaten yang ada di Sulawesi Tenggara. Nah berdasarkan pemantauan kami, Pemprov Sultra di tujuh kabupaten ini, alhamdulilah berjalan lancar dan sesuai dengan apa yang kita harapkan dalam sisi tahapan," imbuhnya.

Katanya, memang yang menjadi PR saat ini, sesuai dengan himbauan Presiden RI Ir Joko Widodo dan surat edaran itulah terkait masalah pisical distancing, dalam rangkaian menghadapi Pilkada serentak di tengah pandemi Covid-19. Ini menjadi perhatian khususnya di Pemprof Sultra, karena yang menjadi persoalan bagaimana mengantisipasi pengarahan serta penggerakan massa.

"Ternyata itu terjadi karena memang dari sisi penyelenggara dalam hal ini KPU cuma mengatur pembatasan jumlah orang di wilayah area KPU saja. Dalam hal ini, pada saat pendaftaran dibatasi cuman bakal calon, partai pengusung dan beberapa LO. Akan tetapi, diluar dari pada KPU itu sendiri, suda tidak ada kewenangan lagi. Sehingga sudah menjadi tugas kita bersama, jangan sampai dengan pengarahan massa yang begitu besar, justru bisa menimbulkan claster baru dalam hal covid-19," tandasnya.

Sambung Parinringi, berdasarkan hasil pantauan dan berdasarkan hasil evaluasi, pihaknya akan duduk bersama dengan teman-teman KPU, Provinsi, Polri, Bawaslu, dan beberapa lembaga terkait. Dalam rangka menyambut Pilkada serta memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

"Jauh sebelumnya, Gubernur Sultra H Ali Mazi sudah mengeluarkan himbauan mengenai penekanan terhadap Protokol Kesehatan serta pisical discanting sebelum proses tahapan sampai dengan pendaftaran tahapan Pilkada. Dimana Gubernur sultra sebagai perpanjangan tangan pusat itu, sudah mengeluarkan surat himbauan kepasa seluruh kepala daerah, Seluruh ASN untuk tidak ikut serta di dalam penyelenggaraan berpolitik praktis, dan juga tetap menjaga mengikuti ketentuan dalam rangkaian penanganan covid-19,"ulasnya.

Bagikan