Berita Terkini
Wakatobi

Kampanye dan Debat Publik Maksimal Diikuti 50 Orang

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 11 September 2020 15:00 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Kampanye dan Debat Publik Maksimal Diikuti 50 Orang
Ilustrasi Pilkada

PUBLIKSATU, WAKATOBI - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 bakal dipastikan berbeda dengan sebelumnya. Hal itu dikarenakan, euforia Pilkada tahun ini dibatasi, karena pandemi Covid-19.

Tak terkecuali di Kabupaten Wakatobi, tahapan Pilkada, seperti kampanye dan debat publik pasangan calon, bakal berlangsung dengan penerapan standar protokol kesehatan yang ketat.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wakatobi, Abdul Rajab menilai kegiatan kampanye maupun debat publik biasanya berpotensi mengundang kerumunan massa yang banyak. Makanya, selaku penyelenggara Pilkada pihaknya bakal menggelar kegiatan terbatas di dalam ruangan tertutup yang diikuti paling banyak 50 orang.

"Dalam pertemuan-pertemuan terbatas ini jumlah nya paling banyak hanya 50 orang, itu dilaksanakan di dalam ruangan tertutup dengan jarak kurang lebih satu meter setiap peserta," papar Abdul Rajab dalam sambutannya di kegiatan Apel bersama Wakatobi bermasker di halaman apel Sekretariat Daerah Pemkab Wakatobi, Kamis (10/9).

Kegiatan pembatasan massa ini sambung dia, diatur dalam PKPU No 10 Tahun 2020 atas PKPU No 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota serentak lanjutan dalam kondisi bencana non alam Covid-19 bahwa tahapan-tahapan yang bisa menyumpulkan banyak orang yakni pada tahapan kampanye.

"Oleh karena itu, melalui kegiatan ini kita harapkan Wakatobi dalam melaksanakan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati yang akan kita laksanakan pada tanggal 9 Desember 2020 nanti, terhindar dari wabah atau bencana non alam Covid-19 ini," pungkasnya.

Komitmen lainnya KPU Wakatobi dalam pencegahan penularan covid-19 di Wakatobi juga, pihaknya akan mengangkat materi debat publik tentang kebijakan penanganan dan menciptakan pengendalian Covid-19. Ia berharap agar pemangku berkepentingan megutamakan penerapan protokol kesehatan dalam tahapan Pilkada Wakatobi 2020. Dengan begitu upaya pencegahan potensi penularan wabah Covid 19 di Wakatobi berjalan dengan baik. Apalagi khusus Pulau Wangi-wangi kembali masuk dalam zonah merah.

Bagikan