Berita Terkini
Sultra

Agista: Sektor Kerajinan Butuh Pendampingan Perbankan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 8 Oktober 2020 15:15 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Agista: Sektor Kerajinan Butuh Pendampingan Perbankan
Agista Ariyani

PUBLIKSATU, KENDARI - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Agista Ariany Ali Mazi, mengatakan pendampingan perbankan sangat penting untuk menguatkan sektor kerajinan.

Hal tersebut disampaikan Agista Ariani saat mengikuti Pameran Karya Kreatif Indonesia 2020 Seri 2 yang dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Bank Indonesia dengan Dekranas yang digelar secara virtual, yang dibuka langsung oleh Ketua Dekranas Wury Ma’ruf Amin, Rabu (7/10).

"Selama beberapa waktu terakhir, Dekranasda Sultra sudah banyak menjalin kerjasama dengan perbankan yang ada di Sultra. Sebelum penandatanganan MoU, Dekranasda Sultra sudah melakukan kerjasama dengan Bank Indonesia. Dekranasda Sultra sudah mulai melakukan penguatan terhadap kerajinan tenun," imbuhnya.

Di masa mendatang, Kata Agista, pihaknya akan mencoba memperluasnya ke kerajinan lainnya seperti perak dan sebagainya.

Aguista yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Sultra, mengakui bahwa selama pandemi Covid-19, industri kerajinan sangat terpukul. Namun, itu tidak boleh menyurutkan kreatifitas untuk terus berkembang. Salah satu solusi untuk pasaran dan promosinya melalui digitalisasi agar industri di Sultra lebih produktif di masa pandemi.

Meskipun yang terjadi realitanya di Sultra Agista juga realistis dengan kondisi Sultra, banyak wilayah terkendala jaringan internet yang mengakibatkan kurang maksimalnya pemasaran melalui digitalisasi.

"Namun dengan adanya MoU dengan Bank Indonesia, keterbatasan ini setidaknya dapat difasilitasi," ujarnya.

Bagikan