Sultra

Bertemu Menteri, Gubernur Ali Mazi Bahas Relokasi Pemukiman Pasarwajo dan KEK Aspal Buton

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 20 Februari 2021 20:32 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Bertemu Menteri, Gubernur Ali Mazi Bahas Relokasi Pemukiman Pasarwajo dan KEK Aspal Buton

PUBLIKSATU, SULTRA - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi bertemu empat pimpinan kementerian/lembaga guna membahas isu strategis pembangunan di Sulawesi Tenggara. Kunjungan kerja Gubernur berlangusung salama dua hari. Kamis (18 Februari 2021) - Jumat (19 Februari 2021).

Dalam kunjungan itu, gubernur bersama rombongan bertemu Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo dan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), Ida Fauziyah dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Ketika bertemu dengan Kepala BNPB Doni Monardo, Gubernur membahas salah satu isu strategis yang mengemuka adalah rencana relokasi permukiman rawan bencana di Ibukota Kabupaten Buton, Pasarwajo, yang akan diintegrasikan dengan Kawasan Ekonomi Khusus Pengembangan Aspal Buton.

Setidaknya ada dua alasan mengapa rencana relokasi bagi warga Pasarwajo ini mengemuka. Pertama, abrasi yang terus melanda kawasan pesisir Pasarwajo. Kedua, ancaman tsunami, banjir rob, kenaikan permukaan air laut, gempa bumi dan angin topan. Tsunami pernah menghantam Pasarwajo sebagai dampak gempa di laut Flores tahun 1992 silam.

Relokasi ini diorientasikan pada dua hal. Pertama, penataan Kawasan Permukiman Terintegrasi dan Berkelanjutan (Aman, Produktif dan Inklusif) dan untuk mendukung KEK Aspal Buton.

Rencananya, Pemprov Sultra dan BNPB akan melakukan verifikasi ke lapangan untuk melakukan penilaian yang lebih komprehensif. Pemprov sendiri sudah punya hitungan sendiri jika relokasi ini diwujudkan. Dibutuhkan setidaknya Rp 943,98 miliar untuk biaya relokasi berupa pekerjaan pematangan lahan, pembangunan infrastruktur, pembangunan hunian, dan fasilitas sosial dan umum (sekolah, tempat ibadah perkantoran, fasilitas kesehatan, dll).

Bagikan