Sultra

Bulog Serap Gabah Petani Muna Dan Mubar Sebanyak 250 Ton, Terbanyak Di Kecamatan Parigi

Oleh Anuardin · Kamis, 8 Mei 2025 01:54 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Bulog Serap Gabah Petani Muna Dan Mubar Sebanyak 250 Ton, Terbanyak Di Kecamatan Parigi
Ketgam : Kepala Bulog Muna, Hendra Dionisius (Anuardin)

PUBLIKSATU, RAHA --- Setelah mendapat amanah untuk menyerap gabah padi hasil petani, kini Perum BULOG makin gencar melakukan penyerapan gabah dari petani dalam negeri sebagai Cadangan Pangan Pemerintah.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, BULOG Muna bekerja sama dengan berbagai pihak yakni Pemerintah Daerah Kabupaten Muna khususnya dinas Pertanian Kabupaten Muna untuk mastikan produksi padi dan penyerapan gabah berjalan dengan baik.

"Kami (Bulog -red) mendapat penugasan dari bapak Presiden untuk menyerap gabah petani dengan harga Rp 6.500/kg,"ujar Kepala Cabang Perum Bulog Kabupaten Muna Hendra Dionisius, Rabu, 07/05/2025.

Kemudian pembelian harga gabah pihak Bulog tidak bisa membeli diatas harga yang telah ditetapkan pemerintah.

"Sesuai penetapan Pemerintah harga gabah Rp 6.500/kg, kami tidak bisa belih diatas itu, cuma kami juga senang kalau ada pengusaha beli gabah diatas itu,"sebutnya.

Untuk di Kabupaten Muna dan Muna Barat lanjut Hendra Bulog sudah menyerap gabah Petani sudah mencapai 250 ton, pembelian gabah tersebut pihak Bulog langsung ambil di petani.

"Untuk gabah petani ini kami sudah menyerap 250 ton di Muna dan Muna Barat, kami jemput langsung dari petani, kemudian kami lansung keringkan untuk dihidangkan,"ujarnnya.

Sedangkan untuk di Kabupaten Muna sendiri kata Hendra, saat ini Bulog Muna menyerap gabah petani sekitar 150 ton yang tersebar di kecamatan Kabawo dan Kecamatan Parigi.

"Terbanyak itu di Kecamatan Parigi yaitu gabah kering panen, kita langsung beli dan kita kerja sama dengan fasilitas drayer milik pemerintah di Desa Bente, gabah kita drayer disana, digiling kemudian kita bawa digudang laende,"tukasnya.

Bulog menekankan pentingnya keterlibatan langsung dengan petani untuk mengatasi berbagai kendala yang mereka hadapi demi kesejahteraan petani dan merasakan manfaat dari kebijakan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah Rp6.500 per kg saat ini.

Bulog berusaha hadir di tengah-tengah petani untuk memastikan penyerapan gabah berjalan lancar dan petani dapat menikmati hasil yang seharusnya mereka terima, sehingga penyerapan optimal dan memberikan manfaat ke petani.(Anuardin)

Bagikan