RSUD Buton Sediakan Rumah Singgah untuk Keluarga Pasien
Bagikan

PUBLIKSATU.CO,BUTON-Pemerintah Kabupaten Buton dibawah kepemimpinan La Bakry tengah menyediakan rumah singgah di Rumah Sakit Umum Daerah Buton. Tempat tinggal sementara ini dibuka untuk keluarga pasien yang datang berobat di RSUD Buton
"Itu rumah singgah diperuntungan bagi keluarga-keluarga pasien yang datang kerumah sakit," ujar Direktur RSUD Buton, Ramli Code saat ditemui publiksatu.co di kantornya, Selasa (26/11/2019)
Ramli menjelaskan penyediaan rumah singgah itu merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah dalam melayani masyarakat yang berobat di RSUD Buton.
Inisiatif ini muncul saat melihat persoalan yang bertentangan dengan aturan kesehatan. Dimana, banyaknya keluarga yang mendapingi pasien ketika berobat. Bahkan kata dia, terkadang pendaping pasien memanfaatkan selasar untuk mengolah masakan. Hal ini tidak debenarkan.
"Kadang sepulu, dua puluh orang, 30 orang kan tidak boleh. Bahkan ada yang memasak di selasar, bakar ikan di selasar. Tapi juga bukan persoalan mudah untuk menertibkan karna berhubungan dengan kebudayaan atau kebiasaan. Kita mau usir juga tidak tegaan. Akhirnya Pak Bupati dari Tahun lalu kita diskusi," ujarnya.
Ramli menyebutkan rumah singgah tersebut, dua lantai. Berkapasitas 16 kamar. Tiap lantainya delapan kamar. Saat ini rumah sementara itu masih dalam tahap pembuatan. Rencananya akan rampung ditahun yang akan datang.
"Belum tahun ini. Karna tahun ini, suda selasai lantai dasar, semua suda lantai atasnya suda tapi belum bisa di plaster. Karna anggarannya kan terbatas. DID," ujarnya.
"Fasilitasnya, satu kamar itu ada kamar mandi dialam. Kalau suda jadi idealnya ada tempat tidurnya, perabotnya, kursinya,"imbuhnya.
Tidak hanya itu, kata dia nantinya pengelolaan rumah singgah ini tergantung kebijakan pimpinan. Sepanjang tidak memiliki peraturan daerah, rumah tersebut dapat digunakan secarah gratis.
"Sepanjang tidak ada perdanya, gratis," ujarnya. (Cro2)