Dimasa Pandemi Covid-19, Penduduk Miskin di Kolaka Justru Turun 11,6 Persen
Bagikan

PUBLIKSATU, KOLAKA -- Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 kabupaten Kolaka hingga hingga akhir tahun 2020 lalu mencapai Rp1,2 triliun lebih.
Jumlah realisasi itu setara dengan 92,20 persen dari proyeksi APBD perubahan 2020 yang ditargetkan sebesar Rp 1,3 triliun lebih.
Angka realisasi akhir APBD 2020 tersebut disampaikan langsung Bupati Kolaka Ahmad Safei dalam rapat peripurna DPRD Kolaka yang mengagendakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kolaka, Rabu (7/7/2021).
Dalam pidatonya, Safei menguraikan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sebelumnya ditargetkan sebesar Rp 136, 4 miliar terealisasi sebesar 86,07 persen atau Rp 117, 4 miliar.
Dari sisi perimbangan setelah perubahan yang sebelumnya diproyeksi Rp 843,8 miliar justru terlampaui hingga 103,9 persen atau lebih dari Rp 877,4 miliar.
Sementara untuk pendapatan lain-lain yang diproyeksi Rp 340,4 miliar lebih hanya tercapai Rp 222,7 juta lebih atau 65,4 persen setelah perubahan.
Dalam sidang paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Syaifullah Halik dan dihadiri seluruh anggota DPRD, Forkopimda dan unsur pimpinan SKPD lingkup Pemda Kolaka tersebut, bupati juga menguraikan total realisasi akhir belanja daerah lebih dari Rp 1,2 triliun atau 91,3 persen dari proyeksi setelah perubahan sebesar 1,3 triliun.