Warga Lawele Siaga Hadang Mobil Pengangkut Kayu Besi
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON - Warga Desa Lawele Kecamatan Lasalimu Kabupaten Buton masih belum tenang. Mereka sampai begadang menunggui mobil pengangkut kayu besi yang diduga hasil penebangan liar di kawasan hutan lindung wilayah itu, Minggu (29/5/2022).
Sejumlah warga berjaga-jaga di jalan pemukiman yang menjadi akses keluar-masuk kendaraan menuju hutan yang ditengarai menjadi tempat penebangan pohon kayu besi.
"Ada sekitar 10 orang lebih orang ini kumpul di dusun Kawunawuna jalan masuk ke hutan. Ini akses satu-satunya mobil masuk ke hutan untuk mengangkut kayu itu," kata Kepala Desa Lawele, Nasra Bahum kepada wartawan, Minggu sekitar pukul 22.00 Wita.
Ia mengatakan, warga melakukan penjagaan lantaran melihat ada mobil tronton yang memuat kayu hasil penebangan pada Minggu pagi. Kayu-kayu itu dicurigai diangkut ke tronton pada Sabtu (28/5/2022) tengah malam.
"Saya belum bisa pastikan sampai jam berapa warga ini berjaga. Tapi, saya yakin mereka tidak akan berbuat anarkis kalau misalnya didapati mobil pengangkut kayu itu. Mereka paling menghadang saja," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Lawele, Sarman mengatakan, aksi siaga ini merupakan buntut dari keresahan warga Lawele atas pemuatan kayu besi hasil penebangan di hutan lindung. Sebab, warga menduga para penebang masih melakukan pemuatan yang tersisa sekitar 50 batang dari 100 kubik kayu besi yang belum sempat di bawa ke kapal di pelabuhan Nambo.
"Kemarin, Polsek sudah turun ke lokasi dan mengecek kayu, tapi tidak ada tindakan tegas atau menyetop pemuatan barang bukti kayu dalam jumlah banyak dari hutan lindung. Faktanya, sampai hari ini masih terjadi pemuatan kayu memakai mobil kontener dan mobil," kata Sarman via WhatsApp.(exa)