Bupati dan Wabup Muna Tinjau Langsung Penemuan Sumur Minyak di Desa Moolo
Bagikan

PUBLIKSATU, RAHA -- Bupati Muna Bachrun dan Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil dan bersama Ketua DPRD Kabupaten Muna Muhammad Rahim didampingi dengan beberapa kepala OPD meninjau temuan warga tentang sumur minyak di desa Moolo Kecamatan Batukara, Sabtu, 24/05/2025.
Bupati bersama rombongan melihat secara langsung sumur minyak yang bakal menjadi sumber kekayaan alam Kabupaten Muna. Sumber minyak ini juga tak jauh dari perkampungan warga desa Moolo.
Menurut Kepala Desa Moolo Nasir mengatakan awal mula ditemukan sumber minyak itu setelah dirinya mendapat laporan dari warganya. Informasi itu kemudian dintdak lanjuti untuk memastikan keberadaan minyak yang sudah keluar dari perut Bumi.
"Awalnya kita lagi kerja bakti, tiba - tiba ada masyarakatku datang beritahu kalau dikebunya ada minyak tanah sudah keluar dipermukaan, hanya saya belum yakin, tetapi saya penasaran lalu saya ajak mereka untuk periksa, ternyata benar, bau minyak tanah dan kami yakin ini minyak, kemudian sumur itu kita kasih besar,"ungkapnya.
Setelah diketahui bahwa itu, ada minyak maka dirinya bersama perangkat mengambil sampel untuk diperlihatkan kepada Bupati Muna untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.
"Sampelnya Kami bawa di Raha untuk perlihatkan kepada pak Bupati supaya ini ditindak lanjuti temuan sumur minyak itu,"ujarnya
Kepala Bappeda Kabupaten Muna Ahmad Yani saat mendampingi Bupati Muna di Desa Moolo mengatakan lokasi sumur minyak itu sudah masuk dalam peta geologi minyak.
"Jadi ini sudah masuk dalam peta geologi minyak namanya Nunu oil seel,"ujarnnya
Ia menyebut, sapel minyak itu sudah diambil dari pihak peneliti untuk diuji leb. Kemudian potensi minyak juga berada di Pasikolaga dan Lasalimu. Cuma saat ini pihak peneliti sedang mencari pusat minyak yang ada didaratan pulau Buton dan Pulau Muna.
"Sekarang mereka sedang mencari mangkoknya dan boleh jadi mangkoknya ada disekitar sini, dari selat tiworo di wilayah Towea sampai dengan Lasalimu, hanya kita belum tau titiknya, nanti setelah keluar hasil analisis leb baru mereka putuskan,"terangnya.
Menurut rencana pihak peneliti dari Kawasan Sains dan Teknologi Universitas Pandjajaran (KST Unpad) akan turun pada bulan Juli tahun ini untuk meneliti kandungan minyak yang ada di Desa Moolo.
"Rencana mereka akan turun teliti pada bulan Juli, mereka katakan mudah - mudahan bisa mendapatkan eksplorasi yang besar,"ujarnya.
Sementara itu, Bupati Muna H. Bachrun, mengatakan dari beberapa titik yang diduga memiliki potensi minyak baik di Pulau Buton maupun di Pulau Muna minyak yang nampak dipermukaan hanya ada di Desa Moolo.