Buton

Tindak Lanjut Pembangunan Pasar Kaloko, kemendag Turun Tinjau

Oleh Redaksi · Jumat, 2 Oktober 2026 19:05 WIB · 4 menit baca
Bagikan
Tindak Lanjut Pembangunan Pasar Kaloko, kemendag Turun Tinjau

PUBLIKSATU, PASARWAJO -- Upaya Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, S.H., mendorong perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan Pasar Kaloko mulai mendapat tindak lanjut. Setelah usulan disampaikan Pemerintah Kabupaten Buton, Kementerian Perdagangan bersama unsur Kementerian Pekerjaan Umum turun langsung ke Kabupaten Buton untuk meninjau kondisi Pasar Kaloko dan membahas kebutuhan pembangunan maupun revitalisasinya, (1/10)

Peninjauan langsung dilakukan untuk melihat kondisi kawasan, akses jalan, pengaturan kendaraan serta fasilitas pendukung yang dibutuhkan agar Pasar Kaloko nantinya dapat ditata secara lebih baik.

Dalam kunjungan tersebut hadir Andry Eka Prasetyo, S.H., selaku Wakil Ketua Tim Sarana Perdagangan Kementerian Perdagangan, Arif Rahman Ando, S.T., selaku utusan Balai Kementerian Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Buton Ir. Sadisu, M.Si., serta perwakilan pedagang pasar H. Rasyid Mangura.

Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra mengatakan, kedatangan tim kementerian merupakan tindak lanjut dari komunikasi dan usulan yang telah disampaikan Pemerintah Kabupaten Buton kepada pemerintah pusat.

“Kunjungan Kementerian Perdagangan hari ini, kami yang memanggil. Jadi ini bagian dari respon terhadap apa yang ditanyakan masyarakat, akhirnya hari ini mereka datang,” ujar Bupati Alvin.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Sarana Perdagangan Kementerian Perdagangan, Andry Eka Prasetyo, S.H., mengatakan rencana pembangunan Pasar Kaloko telah mendapat perhatian setelah adanya usulan dari Bupati Buton.

“Rencana pembangunan Pasar Kaloko ini sudah sampai ke Kementerian Perdagangan setelah diusulkan oleh Bupati Buton. Pihak Kementerian Perdagangan bersama kementerian terkait, termasuk Kementerian PU, akan kami usahakan secepatnya agar pasar ini bisa dibangun,” ujar Andry.

Ia menjelaskan, pembangunan pasar nantinya tidak hanya berfokus pada bangunan fisik, tetapi juga harus memperhatikan penataan kawasan secara menyeluruh, termasuk akses jalan dan area kendaraan.

“Bukan cuma sebatas bangunannya saja, tetapi terkait juga dengan penataan pangkalan untuk mobil dan jalan sehingga ini bisa tertata dengan baik,” katanya.

Andry juga meminta para pedagang dan masyarakat untuk bersabar selama proses koordinasi dan tahapan pembangunan berlangsung. Menurutnya, pemerintah terus berupaya agar rencana pembangunan dapat direalisasikan dengan tetap mengikuti mekanisme dan tahapan yang berlaku.

“Kami mengharapkan kepada para pelaku pasar agar menunggu pemerintah dan jangan terburu-buru. Intinya, kami datang hari ini untuk meninjau langsung keberadaan Pasar Kaloko,” ujarnya.

Setelah peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Justifikasi Teknis Usulan Pembangunan/Revitalisasi Pasar Rakyat di Kabupaten Buton yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Buton. Rapat tersebut menjadi bagian dari pembahasan teknis untuk menindaklanjuti usulan pembangunan atau revitalisasi Pasar Kaloko.

Dalam berita acara rapat disebutkan rencana relokasi sementara pedagang ke Pasar Sore Ompu yang berjarak sekitar 500 meter dari Pasar Kaloko.

Bupati Alvin menjelaskan, Pemkab Buton masih membutuhkan dukungan pemerintah pusat karena kemampuan anggaran daerah belum mencukupi apabila pembangunan pasar baru harus sepenuhnya dibiayai melalui APBD.

“Walaupun sudah kita bahas dalam perubahan anggaran kemarin, saya tidak cukup juga untuk membangun pasar baru,” jelasnya.

Karena itu, Pemkab Buton akan terus melakukan pembahasan teknis bersama pemerintah pusat untuk menentukan bentuk dukungan dan skema pembangunan yang memungkinkan.

“Nanti mungkin kita harus dapat lebih teknis lagi kepada pusat, langkahnya seperti apa. Apakah kita akan mendapatkan dana atau mendapat bantuan dalam bentuk lain, atau kita akan membangunnya langsung, atau step by step dulu,” ujarnya.

Di sisi lain, Bupati Alvin meminta para pedagang tetap berkoordinasi dengan pemerintah dan tidak mengambil tindakan sendiri yang bertentangan dengan aturan.

“Kami harapkan kepada warga, intinya pelaku pasar, untuk tetap berkoordinasi dengan baik. Jangan mengambil tindakan-tindakan yang bertentangan dengan aturan,” ujarnya.

Bupati Alvin memastikan Pemerintah Kabupaten Buton akan terus mengawal komunikasi dengan pemerintah pusat agar rencana pembangunan Pasar Kaloko memperoleh kejelasan tahapan dan dukungan yang diperlukan.

“Pemerintah daerah tidak tinggal diam dalam hal ini. Kami tetap berkoordinasi dan tetap berupaya dengan pemerintah pusat,” tegasnya.

Bupati berharap masyarakat dan para pedagang dapat bersabar serta memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk menyelesaikan setiap tahapan yang diperlukan. Menurutnya, kehadiran kementerian di Kabupaten Buton dan dilanjutkannya pembahasan teknis merupakan bagian dari proses yang sedang berjalan.

Ia berharap perhatian dan keterlibatan pemerintah pusat tersebut dapat terus berlanjut hingga terwujudnya lokasi pembangunan Pasar Kaloko yang lebih representatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta para pelaku perdagangan di Kabupaten Buton. (P4)

Bagikan