Sultra

Resmi Pimpin IPSI Muna, Melati Siap Boyong Kembali Juarw Umum Di Porprov 2026 Ini Pesan Ketua KONI Muna

Oleh Redaksi · Rabu, 7 Oktober 2026 20:38 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Resmi Pimpin IPSI Muna, Melati Siap Boyong Kembali Juarw Umum Di Porprov 2026 Ini Pesan Ketua KONI Muna
Ketgam : Suasana Muskab IPSI Muna di Kantor KONI Muna. (Foto: Anuardin)

PUBLIKSATU, MUNA — Permata Kemalasari resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Muna periode 2026–2030. Keputusan ini ditetapkan dalam Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) IPSI Muna yang berlangsung pada Rabu (7/10/2026).

​Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta tata tertib MUSKAB yang telah disepakati, calon ketua wajib mengantongi minimal dua rekomendasi dukungan dari perguruan pencak silat aktif di Kabupaten Muna.

Pada forum tersebut, total delapan suara sah diperebutkan. Rinciannya meliputi hak suara dari enam perguruan pencak silat aktif (masing-masing satu suara), serta dua suara dari keterwakilan IPSI Kabupaten Muna dan IPSI Provinsi Sulawesi Tenggara.

"Terimakasih kasih atas kepercayaan yang diberikan, atas amanah itu, saya siap memimpin IPSI Kabupaten Muna,” kata Melati sapaan akrab Permata Kemalasari, Rabu, 07/10/2026.

​Dalam kepemimpinannya, Permata Kemalasari mengusung sejumlah visi strategis untuk memajukan olahraga pencak silat di Kabupaten Muna yaitu dibidang ​Pembinaan Atlet, akan meningkatkan pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan, mulai dari usia dini hingga usia berprestasi.

​Melakukan pembinaan dan peningkatan kualitas pelatih serta wasit/juri. ​Membangun kerja sama dan kemitraan strategis dengan pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan lainnya. Mewujudkan tata kelola organisasi IPSI yang transparan, profesional, religius, dan bertanggung jawab.

​Guna mewujudkan visi tersebut, Permata menekankan pentingnya soliditas di antara seluruh pengurus dan perguruan.

​"Ini semua bisa terwujud bila semua pengurus IPSI Kabupaten Muna dan seluruh perguruan pencak silat kompak. Mari kita satukan langkah dan bahu-membahu memajukan IPSI Kabupaten Muna menjadi maju, profesional, dan berjaya," ujarnya.

Sementara itu Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Muna La Ode Asrafil menaruh harapan besar pada Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Muna jelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2026.

​Mengingat waktu persiapan yang makin singkat, jajaran pimpinan KONI Muna meminta pengurus IPSI dan seluruh pelatih bergerak cepat mematangkan persiapan atlet agar mampu melampaui capaian periode sebelumnya.

​" Pertama saya ucapkan kepada ketua terpili. Pada Porprov lalu kita berhasil mengamankan 6 medali emas. Di Porprov 2026 nanti, target kita harus lebih dari itu. Kita ingin merebut kembali predikat Juara Umum di cabang olahraga pencak silat ini," tegasnya.

Untuk mencapai target puncak tersebut, KONI Muna memberikan penekanan khusus pada tiga hal penting yang wajib dijalankan jajaran pengurus IPSI.

Pertama Asrafil menekankan kepada IPSI Mun ​Menjaga Soliditas. Seluruh elemen pengurus dan insan pencak silat Muna diminta tetap kompak dan bersatu. Tanpa kekompakan, program kerja dan target prestasi tidak akan bisa tercapai.

​" Kabupaten Muna menaungi 6 perguruan besar, seperti PSHT, SSU, PO, Tapak Suci, Perisai Diri, dan PSN. Setiap perguruan menanggalkan ego sektoral dan tunduk di bawah naungan induk organisasi IPS," tegasnya.

Kemudian ia meminta ​menghentikan Praktik Kotak-Kotakan, fokus pada Pembinaan atlet dan organisasi pada satu tujuan bersama di bawah bendera IPSI Muna, tanpa ada sekat antar-perguruan.

​"jika enam perguruan yang ada bersatu padu dan bergotong royong, kekuatan pencak silat Muna akan berlipat ganda untuk mendominasi perolehan medali di tingkat provinsi maupun nasional," pungkasnya. (Anuardin)

Bagikan