Buton

Soal Dana Penyertaan Modal, Dewan Semprot Kepala BKD Butur

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 28 September 2018 02:07 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Soal Dana Penyertaan Modal, Dewan Semprot Kepala BKD Butur
Tasir

PUBLIKSATU, BUTON UTARA -Pimpinan dan anggota DPRD Buton Utara (Butur) "semprot" Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Buton Utara (Butur), H. Tasir, terkait pengalihan anggaran penyertaan modal ke Bank Sultra sebesar Rp 2,5 miliar. Ini terjadi saat pembahasan KUA/PPAS perubahan 2018 di gedung DPRD butur, Kamis (27/9).

Ketua DPRD Butur Rukman Basri Zakariah sempat mempersoalkan pengalihan anggaran ke Bank Sultra sebesar Rp 2,5 miliar. Pasalnya, anggaran yang disetujui DPRD Butur Rp 1,5 M ke Bank Sultra dan Rp 1 M ke Bank Bahteramas.

“Kenapa bisa diserahkan ke Bank Sultra Rp 2,5 miliar. Sementara kita sudah sepakati Rp 1,5 miliar ke Bank Sultra dan Rp 1 miliar ke Bank Bahteramas,” tanya Rukman.

Legislator PAN ini menambahkan, sangat tidak beralasan jika anggaran Rp 1 miliar ke Bank Bahteramas dialihkan ke Bank Sultra. "Jadi kalau ragu dengan kemampuan Bank Bahteramas sangat tidak masuk akal,” tandasnya.

“Kenapa kita sudah sepakati, ini dirubah. Jangan seperti inilah,” tambahnya.

Sorotan juga disampaikan wakil Ketua DPRD Butur, Abdul Salam Sahadia. Legislator Demokrat ini menyayangkan pengalihan anggaran tersebut.

“Kalau kita sudah sepakati di DPRD, jangan sesuka hati mau dirubah. Bukan persoalan uang, tapi ini persoalan komitmen kesepakatan yang sudah dibangun antara pemerintah daerah dan DPRD,” tegasnya.

Masih ditempat yang sama. Anggota DPRD Butur, Josri mengatakan, menyayangkan sikap pemerintah daerah yang mengalihkan anggaran tersebut.

“Penetapan anggaran itu melalui sidang. Dan yang kita sepakati tidak ditaati. Saya sendiri tidak mengerti kenapa seperti ini,” semprotnya.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Butur Tasir mengatakan, pengalihan anggaran itu merupakan kebijakan pimpinan. Sayangnya, ia tidak menyebut secara jelas siapa pimpinan yang dimaksud. Apakah Bupati Butur Abu Hasan atau siapa?

“Itu kebijakan pimpinan,” ungkap Tasir saat menjawab pertanyaan Ketua DPRD Butur Rukman Basri Zakariah ketika menanyakan siapa yang memerintahkan pengalihan anggaran tersebut.

Tasir menambahkan, pengalihan anggaran ke Bank Sultra dilakukan karena pendapatan yang akan diperoleh pemerintah daerah lebih besar dalam bentuk deviden.

Dijelaskan, Pemda tidak melakukan penyertaan modal ke Bank Bahteramas karena ragu dengan kemampuan bank tersebut. Apalagi selama ini bank tersebut hanya menampung anggaran yang bersumber dari dana desa.(ary)

Bagikan